
Kepolisian melimpahkan tersangka kasus mutilasi Pacet, Alvi Maulana, ke Kejari Mojokerto. (Radar Mojokerto)
JawaPos.com - Masih ingat dengan Alvi Maulana? Pemuda 24 tahun asal warga Desa Aek Paing, Rantau Utara, Labuhan Batu, Sumatera Utara, yang memutilasi pacarnya hingga ratusan bagian dan membuangnya di Pacet, Mojokerto.
Kini, kasus pembunuhan dan mutilasi yang sempat menggegerkan masyarakat, mulai memasuki babak baru. Berkas perkara Alvi dinyatakan P21 alias lengkap, dan kepolisian melimpahkannya ke Kejaksaan Negeri Mojokerto.
"Kemarin kami menerima pelimpahan tersangka dan barang bukti perkara pembunuhan berencana disertai mutilasi atas nama Alvi Maulana," tutur Kajari Mojokerto, Fauzi, dilansir dari Radar Mojokerto, Kamis (11/12).
Tim jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Negeri Mojokerto langsung melakukan pemeriksaan awal, memudian membawa Alvi ke Lapas Kelas II B Mojokerto.
Alvi akan menjalani masa tahanan selama 20 hari ke depan, sebelum nantinya disidangkan di Pengadilan Negeri Mojokerto, sambil menunggu JPU merampungkan dakwaan.
Selain tersangka, kepolisian juga menyerahkan sejumlah barang bukti dalam kasus pembunuhan dan mutilasi ini, seperti pisau, gunting baja, batu asahan palu, hingga baju korban (TAS).
"Termasuk ponsel milik TAS dan Alvi. Selain itu juga motor yang digunakan tersangka untuk membuang bagian tubuh korban (ke jurang Pacet)," imbuh Fauzi.
Dalam persidangan mendatang, Jaksa Penuntut Umum Kejari Mojokerto akan menjerat Alvi dengan dakwaan Pasal 340 KUHP mengenai pembunuhan berencana, serta dakwaan subsider Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan.
Kasus mutilasi Pacet terungkap setelah seorang warga setempat berinisial S menemukan potongan telapak kaki korban di jurang Jalur Pacet - Cangar, Mojokerto pada Sabtu (6/9).
Penemuan ini sempat membuat warga geger. Satreskrim Polres Mojokerto bergerak cepat untuk menangkap pelaku. Pada Minggu dini hari (7/9), polisi menangkap Alvi di rumah kosnya di kawasan Lidah Wetan, Surabaya.
Di kosan Alvi, polisi menemukan ratusan potongan tubuh dan tulang korban yang disembunyikan di belakang lemari. Setelah penyelidikan lebih lanjut, korban diketahui bernama TAS, 25 tahun, warga Made Kidul, Lamongan, Jawa Timur.
Alvi dan TAS bukan orang asing. Keduanya telah menjalin hubungan asmara selama lima tahun. Sayang, hubungan mereka berakhir tragis. TAS dibunuh secara keji dan dimutilasi oleh kekasihnya sendiri.
Saat rekonstruksi di TKP pada Rabu (17/9), Alvi melakukan 37 reka adegan dari kedatangan ke kos, melakukan mutilasi, hingga membuang potongan tubuh ke Pacet. Tersangka mengaku melakukan semua itu dalam waktu 2 jam non stop.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022