Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS) melakukan gerakan kolektif melibatkan unsur kampus, mulai dari dosen, karyawan, hingga mahasiswa, dalam program penanaman ratusan tanaman di area kampus.
JawaPos.com - Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS) menegaskan komitmennya menuju kampus hijau melalui sebuah gerakan kolektif yang melibatkan seluruh unsur kampus, mulai dari dosen, karyawan, hingga mahasiswa, dalam program penanaman ratusan tanaman di area kampus. Program ini menjadi langkah strategis dalam mewujudkan lingkungan belajar yang nyaman, sehat, dan selaras dengan konsep Green Campus yang berkelanjutan.
Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS) terus memperkuat komitmennya menuju kampus hijau melalui rangkaian inovasi ramah lingkungan yang cerdas, terukur, dan berkelanjutan. Sejalan dengan visi Green Campus, PPNS meluncurkan berbagai program yang tidak hanya berfokus pada efisiensi energi, tetapi juga membangun budaya keberlanjutan di lingkungan civitas akademika.
Berikut lima inovasi hijau PPNS yang tengah dikembangkan dan mulai diimplementasikan:
1. Penanaman Ratusan Tanaman di Area Kampus
Gerakan penanaman tanaman ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kualitas udara dan memperluas ruang terbuka hijau di lingkungan kampus. Dengan semakin tingginya aktivitas akademik dan non-akademik, PPNS memandang penting menjaga keseimbangan ekologis agar seluruh warga kampus dapat beraktivitas dengan lebih produktif dan nyaman.
Ratusan tanaman ditanam di beberapa titik strategis kampus, termasuk area taman, jalur pedestrian, halaman gedung, ruang publik mahasiswa, hingga wilayah kosong yang potensial untuk penghijauan. Jenis tanaman yang dipilih merupakan tanaman yang tahan cuaca, berumur panjang, dan memiliki daya serap polutan yang baik, seperti tabebuya, pule, palem, hingga tanaman hias dan tanaman peneduh lainnya.
2. Smart Class Hemat Energi
PPNS merancang ruang kelas cerdas yang memadukan pengaturan pencahayaan otomatis, sensor kehadiran, pendingin ruangan hemat energi, serta pengelolaan listrik yang terintegrasi. Smart Class ini diharapkan dapat mengurangi konsumsi energi sekaligus meningkatkan kenyamanan belajar.
Konsep ini telah diaplikasikan di beberapa kelas dan akan dikembangkan secara bertahap dengan target pertambahan unit Smart Class setiap tahun.
3. Bank Sampah & Aplikasi Digital
Untuk mendorong pola hidup berkelanjutan, PPNS menghadirkan Bank Sampah yang dilengkapi aplikasi digital guna mencatat transaksi sampah, pengumpulan, hingga penukaran poin oleh mahasiswa dan karyawan. Program ini menumbuhkan kesadaran pengelolaan sampah sejak dini serta mengurangi volume sampah harian kampus. Bank Sampah PPNS telah berjalan selama 1 tahun dan terus
4. Teknologi Inspeksi Lingkungan
Sebagai institusi vokasi yang berfokus pada teknologi, PPNS mengembangkan perangkat inspeksi lingkungan berbasis sensor dan digital monitoring. Teknologi ini mampu mendeteksi kualitas udara, air, hingga potensi pencemaran di area kampus. Data yang dihasilkan membantu pengambilan keputusan yang cepat dan berbasis sains.
5. Edukasi & Literasi Lingkungan Berkelanjutan
PPNS secara konsisten melaksanakan kegiatan edukasi, workshop, hingga kampanye digital terkait gaya hidup hijau. Keterlibatan mahasiswa menjadi kunci, di mana setiap program dirancang agar mendorong partisipasi aktif dan keberlanjutan jangka panjang.
Komitmen Pimpinan
Direktur PPNS menyampaikan dukungan penuh terhadap keberlanjutan inovasi ini. “Kami akan support supaya semakin banyak inovasi yang dapat terwujud. Harapannya, realisasi produknya dapat bertahap, misalnya Smart Class nanti per tahun bertambah beberapa produk,” ujarnya.
Dukungan tersebut menjadi dorongan penting untuk mewujudkan transformasi PPNS menjadi kampus berwawasan lingkungan yang modern, adaptif, dan berdaya saing global.
Lebih dari sekadar menanam pohon atau inovasi green campus, program ini merupakan investasi jangka panjang untuk masa depan kampus. Melalui sinergi seluruh elemen kampus, PPNS berharap dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih sehat, hijau, dan mendukung inovasi berkelanjutan di bidang maritim dan teknologi.
Gerakan penghijauan ini menjadi bukti nyata bahwa perubahan besar bisa dimulai dari langkah kecil yang dilakukan bersama.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Timnas Jepang U-23 vs Thailand U-23 di Asian Games 2026
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kejam, Sopir Truk Dibakar Oleh Atasan dan Alami Luka Bakar Sampai 68 Persen
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri
MK Diminta Batalkan Jabatan Wapres Gibran, Syarat Pendidikan Dipersoalkan
Mahfud MD Balas Sindiran Prabowo: Banyak juga Presiden yang Goblok

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022