Aktifitas bongkar muat petik kemas di terminal petikemas surabaya(TPS) di surabaya. frizal/jawapos
JawaPos.com - Setelah udang beku ekspor, produk cengkih asal Surabaya juga diduga terkontaminasi zat Cesium-137 (CS-137). Temuan ini menambah daftar kontaminasi radioaktif pada produk pangan Indonesia.
Direktur Operasi PT Terminal Petikemas Surabaya, Noor Budiman mengatakan kapal yang membawa kontainer berisi cengkih, yang diduga mengandung zat Cs-137 tiba di TPS pada Sabtu malam (1/11) hingga Selasa (4/11).
Saat kapal tersebut tiba, terdapat tiga kapal yang juga bersandar dan melakukan aktivitas bongkar-muat secara normal. Artinya, aktivitas bongkar muat tetap berjalan sebagaimana mestinya.
"Jadi pada saat kapal itu sandar, juga sudah ada tiga kapal lain yang berkegiatan sama, bahkan untuk kapal tersebut produktivitasnya lebih cepat dari pada biasanya," ungkap Noor di Terminal Peti Kemas, Surabaya, Selasa (4/11).
Lebih lanjut, Superintenden Komunikasi Korporat dan Hubungan Investor Terminal Petikemas Surabaya (TPS), Ardiansyah menyebut jajaran berwenang langsung melakukan pemeriksaan ketika kapal pembawa kontainer cengkih tiba.
"Saat kapalnya sandar, petugas Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) naik untuk memeriksa. Setelah dinyatakan aman, dilakukan pembongkaran, dan memang untuk prosedur penanganan IMO kelas 1 dan kelas 7," imbuhnya.
Sebagai informasi, ada 9 barang berbahaya dalam dalam maritim internasional (IMO's International Maritime Dangerous Goods Code). Kelas 1 merupakan eksplosif bahan peledak dan kelas 7 adalah bahan radioaktif aktif.
"(Jika dari hasil pemeriksaan Bapeten) menunjukkan kelas 1 bahan peledak dan kelas 7 itu bahan radioaktif, itu memang tidak boleh distack di lapangan penumpukan TPS, truck losing istilahnya," beber Ardiansyah.
Oleh karena itu, kontainer berisi produk cengkih yang diduga terkontaminasi Cesium-137 langsung dibawa keluar dari area Terminal Petikemas atau truck losing menuju gudang sang pemilik barang tersebut.
"Jadi truk pemilik barang mengambil, kemudian langsung dibawa keluar. Sebelum dibawa keluar itu sempat diperiksa di Radiation Portal Monitor, diperiksa lagi oleh Bapeten, dan dinyatakan aman kemudian keluar," tukas Ardiansyah.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
