ilustrasi pembacokan
JawaPos.com-Hanya karena mangga, seorang pria di Surabaya, Afandi, 47 tahun, warga Jalan Sidoyoso Wetan, Simokerto, nekat membacok tetangganya sendiri, Rizki Anugrah, 29 tahun, menggunakan parang.
Peristiwa ini dibenarkan oleh Kanit Reskrim Polsek Simokerto, Iptu Hendri. Insiden terjadi di tengah Jalan Sidoyoso Wetan, Simokerto, Surabaya pada Rabu (22/10) sekitar pukul 08.30 WIB.
"Mulanya pelaku dan korban adu mulut terkait pohon mangga yang ditanam di pinggir saluran air dekat rumah keduanya. Pelaku tak terima korban mengambil buah mangga dari pohon yang diakui miliknya," ujarnya, Jumat (24/10).
Sementara korban merasa bahwa pohon mangga tersebut ditanam oleh keluarganya. Cekcok di antara keduanya pun berlangsung sengit. Pelaku yang tersulut emosi mengambil parang sepanjang 50 centimeter.
"Pelaku lalu menyabetkan parang ke arah tangan korban. Akibat sabetan parang, korban mengalami luka robek serta putus di salah satu tulang pergelangan tangan sebelah kiri," sambungnya.
Korban langsung dilarikan ke RSUD dr Mohammad Soewandhie untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut. Sedengkan pelaku, setelah membacok korban, ia langsung kabur dan bersembunyi di dalam rumah.
Pihak korban pun melaporkan pelaku ke Polres Simokerto. Tim Unit Reskrim langsung mendatangi lokasi dan melakukan olah TKP. "Tersangka ditangkap di rumahnya kurang dari 1 x 24 jam," tutur Iptu Hendri.
Dari hasil pemeriksaan, Afandi (pelaku) mengaku spontan membacok tetangganya, Rizki, karena kesal dengan perbuatan korban yang telah mengambil buah mangga yang diklaim miliknya.
"Sedangkan korban ini tetap merasa bahwa pohon mangga tersebut ditanam oleh keluarga korban," terangnya. Dari tangan tersangka, polisi menyita sebilang parang dan satu celana pendek warna biru dengan bercak darah korban.
Atas perbuatannya, Afandi dijerat pasal 351 ayat 2 KUH Pidana Jo Pasal 2 ayat 1 UU Darurat No.12 Tahun 1951 tentang tindak pidana penganiayaan berat dengan menggunakan senjata tajam. (*)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
