Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 3 Oktober 2025 | 00.38 WIB

Mengenal Golden Time untuk Penyelamatan Korban Ambruknya Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo

Tim SAR gabungan mencari korban bangunan mushalla yang ambruk di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Kecamatan Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (30/9/2025). (Angger Bondan/ Jawa Pos)

JawaPos.com - Tim SAR tengah mengejar waktu kritis (golden time) untuk menyelamatkan para korban reruntuhan Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny Sidoarjo yang ambruk.

Kepala Badan SAR Nasional Marsdya Mohammad Syafii menegaskan, satu nyawa sangat berharga menjadi prinsip pencarian. ”Kita kejar golden time,” katanya. 

Lantas apa itu golden time? Golden tim menjadi acuan untuk bergerak cepat. Golden time merupakan periode waktu krusial yang harus dimanfaatkan secara optimal untuk mencapai hasil terbaik. 

Seorang warga mencari nama korban ambruknya bangunan mushalla di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Kecamatan Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (30/9/2025). (Angger Bondan/ Jawa Pos)

Golden time untuk penanganan medis, pendidikan, atau operasi penyelamatan. Golden time merupakan fase kritis korban. Golden time untuk penyelamatan berlangsung selama tiga hari sejak kejadian.

Foto udara bangunan mushalla yang ambruk di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Kecamatan Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (30/9/2025). (Angger Bondan/ Jawa Pos)

Golden time bisa berlangsung lebih lama, jika korban yang terjebak mendapat suplai oksigen, makanan, dan minuman.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore