Tim SAR gabungan mencari korban bangunan mushalla yang ambruk di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Kecamatan Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (30/9/2025). (Angger Bondan/ Jawa Pos)
JawaPos.com - Kepala Badan SAR Nasional Marsdya Mohammad Syafii mengatakan, tragedi yang terjadi mendapat atensi dari pemerintah pusat. Sebanyak 65 instansi terlibat dalam operasi, termasuk SAR dari luar daerah seperti Jogjakarta dan Jawa Tengah.
Syafii menegaskan, satu nyawa sangat berharga menjadi prinsip pencarian. Upaya membuat gorong-gorong dilakukan dengan penuh kewaspadaan karena tidak tertutup kemungkinan prosesnya bisa menimbulkan longsoran kecil. ”Kita kejar golden time,” katanya.
Sementara itu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan, data korban masih dinamis. Dari catatannya, 100 santri sudah dievakuasi sejak hari pertama, dengan 75 di antaranya luka ringan.”Pemerintah akan menanggung semua biaya sampai tuntas,” ujarnya.
Membuat Kanal
Seorang warga mencari nama korban ambruknya bangunan mushalla di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Kecamatan Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (30/9/2025). (Angger Bondan/ Jawa Pos)
Mengenai alasan belum digunakannya alat berat, dia menyebut, hal itu disebabkan dampaknya yang bisa mengubah struktur reruntuhan. Dan, itu membahayakan bagi santri yang terdeteksi masih hidup.
Emi menambahkan, tim sedang berusaha membuat akses evakuasi dengan menciptakan kanal. Sebab, posisi para korban sama sekali tidak bisa bergerak. Masing-masing terhimpit reruntuhan.
Gempa di Sumenep pada Selasa (30/9) malam juga disebutnya berdampak pada kondisi reruntuhan. Ketinggian akses sebelumnya 15 sentimeter, namun kini posisinya berubah menjadi tinggal 10 sentimeter.
Golden time menjadi acuan untuk bergerak cepat. Setelah itu, metode pencarian akan diubah, termasuk kemungkinan penggunaan alat berat. Yang pasti, pelaksanaan tetap akan dikonsolidasikan dengan pihak keluarga.
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menyampaikan ungkapan belasungkawa yang mendalam dari Presiden Prabowo Subianto. ”Beliau merasa prihatin, dan menitipkan doa kepada keluarga korban agar tabah,” paparnya. (edi/ttg)

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
