
Ilustrasi kos-kosan. (Dokumentasi Jawa Pos)
JawaPos.com-Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Surabaya mencatat hingga September 2025, jumlah kos-kosan di Kota Pahlawan mencapai 6.000 unit.
"Kos-kosan berdasarkan laporan dari teman-teman kecamatan kemarin yang kami dapat sekitar itu, 6 ribu unit,” tutur Kepala Dispendukcapil Kota Surabaya Eddy Christijanto pada Rabu (24/9).
Dari ribuan kos-kosan di Surabaya, Eddy mengungkapkan, data penghuni kos atau penduduk non-permanen mencapai sekitar 41.726 orang. Data ini berdasar laporan dari para RT/ RW setempat.
"Itu yang mereka (Ketua RT) memasukkan data di penduduk non permanen. Kalau menurut saya, masih kurang banyak, dengan jumlah penduduk yang ada di Kota Surabaya ini," sambung Eddy Christijanto.
Eddy menegaskan bahwa kewajiban wajib lapor bagi penduduk non-permanen sudah diatur dalam Perwali Nomor 30 Tahun 2025. Warga dari luar Surabaya diminta untuk melapor kepada RT dalam waktu 1 x 24 jam.
Untuk mempercepat proses pendataan, Pemkot Surabaya memberikan akses bagi setiap ketua RT. Mereka dikuatkan akun khusus untuk melakukan pencatatan dan pendaftaran terhadap penduduk non permanen.
“Setelah itu RT akan melakukan pengisian dengan sistem informasi teknologi yang sudah kita siapkan, yaitu pendataan penduduk non permanen. Itu sebenarnya kita sudah siapkan semuanya,” terang Eddy.
Selain melakukan pendataan, Pemkot Surabaya juga memperketat pengawasan izin dan aktivitas kos-kosan dan rumah kontrakan. Operasi yustisi pun digelar rutin oleh Satpol PP Surabaya dan OPD terkait.
“Camat sebenarnya sudah melakukan pendataan terhadap kos-kosan. Kami juga kolaborasi melakukan penertiban kos-kosan dan kontrakan. Kan kita juga mendapatkan informasi dari Ketua RT/ RW setempat,” tukas Eddy.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
