Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 24 September 2025 | 18.40 WIB

Muncul Opsi Pelebaran dan Flyover untuk Urai Kemacetan Perlintasan Cerme Gresik

Perlintasan Cerme sering mengalami kemacetan, terutama saat jam padat. Penyebabnya mulai dari kondisi jalan menyempit di titik perlintasan, tingginya arus lalu lintas, serta jalur truk besar. (JPC) - Image

Perlintasan Cerme sering mengalami kemacetan, terutama saat jam padat. Penyebabnya mulai dari kondisi jalan menyempit di titik perlintasan, tingginya arus lalu lintas, serta jalur truk besar. (JPC)

JawaPos.com - Persoalan kemacetan di perlintasan kereta api Kecamatan Cerme akhirnya mendapat titik terang. Pemkab Gresik saat ini sedang membentuk tim pengkaji. Terdapat dua opsi yang akan dilakukan, yaitu pelebaran perlintasan dan pembangunan flyover.

Perlintasan Cerme sering mengalami kemacetan, terutama saat jam padat. Penyebabnya beragam, mulai dari kondisi jalan yang menyempit di titik perlintasan, tingginya arus lalu lintas, serta jalur truk-truk besar.

Intensitas kereta yang melintas juga cukup banyak. Bahkan, saat macet, antrean kendaraan bisa mengular hingga 1 kilometer.

Agus Rozi adalah salah satu penyintas kemacetan yang terjadi di Cerme. Ketika kemacetan panjang, situasi semakin crowded karena antrean kendaraan menyambung hingga simpang tiga Cerme.

Sekretaris Dinas Perhubungan Gresik, Mahfud Ahmadi, menyatakan bahwa perlintasan Cerme dilewati 10 kereta setiap 1,5 hingga 2 jam. Ini termasuk saat jam padat antara pukul 06.00 hingga 09.00.

Palang pintu ditutup sekitar 4 menit sebelum kereta melintas. Lima dari sepuluh kereta api tersebut melintas pada rentang pukul 6 sampai 7 pagi. Hal ini cukup memperlama waktu tunggu para pengendara.

"Yang rawan ini kadang dari dua arah sama-sama tidak mau kalah. Akhirnya jadi saling kunci pas di perlintasan," imbuhnya.

Sejumlah upaya telah dilakukan, seperti menempatkan petugas untuk mengatur lalu lintas. Namun, kepadatan tetap tak terhindarkan.

Pemkab Gresik sudah tiga kali mengajukan permohonan pelebaran jalan kepada Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan. Permohonan tersebut bertujuan untuk menambah lebar jalan sepanjang 2 meter di perlintasan kereta api.

"Ini sedang dibuat tim untuk kajian. Memang muncul opsi pelebaran dan flyover, karena intensitas kereta yang lewat cukup banyak," jelasnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore