
Dirreskrimum Polda Jatim, Kombes Pol Widi Atmoko bersama Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto. (Novia Herawati/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Buntut aksi demonstrasi yang berujung ricuh di depan Gedung DPRD Jember dan Markas Polres Jember pada Sabtu, 30 Agustus 2025 lalu, sebanyak 7 orang diamankan oleh kepolisian.
Dari jumlah tersebut, 5 diantaranya ditetapkan sebagai tersangka dewasa dan 2 lainnya anak berhubungan dengan hukum (ABH). Hal ini diungkapkan oleh Dirreskrimum Polda Jatim, Kombes Pol Widi Atmoko.
"7 orang ini, semuanya menjalani proses hukum. Para tersangka terbukti melakukan provokasi masa, anarkis, pengrusakan fasilitas umum, berupa tenda, pos-pos pantau," tuturnya dalam konferensi pers di Mapolda Jatim, Kamis (18/9).
Adapun 5 tersangka dewasa, pertama berinisial SF. Warga Jember berusia 18 tahun ini terbukti melakukan pelemparan bom molotov di depan Mapolres Jember. Kedua, MA, warga Jember berusia 21 tahun.
MA terbukti melempar dan menyiram bensin ke arah fasilitas umum tenda. Tersangka ketiga adalah IN, warga Jember berusia 25 tahun ini berperan merusak tenda warna merah di bundaran dekat Mapolres Jember.
"Kemudian tersangka RA, 22 tahun dan FP, 20 tahun. Keduanya merupakan warga Jember yang berperan merusak tenda warna merah di bundaran dekat Mapolres Jember, sama seperti tersangka IN," imbuhnya.
Sementara dua tersangka ABH adalah RB, 16 tahun. Ia berperan memindahkan tenda depan hotel ke arah simpang 4 bundaran Polres Jember.
Terakhir adalah DR. ABH berusia 16 tahun asal Surabaya. Ia mengajak massa untuk berkumpul di Polres Jember dan membuat kekacauan.
Lebih lanjut, Kombes Pol Widi mengatakan bahwa gelombang demonstrasi yang berakhir ricuh tidak hanya di Jember, tetapi juga terjadi di 10 daerah di Jawa Timur. Mulai dari Surabaya, Sidoarjo, Kediri, hingga Malang.
"Dari hasil pengembangan, 29 Agustus sampai 16 September, kami sudah mengamankan 997 orang, dengan rincian 582 orang dewasa, 415 anak di bawah umur, 682 dipulangkan, dan 315 orang menjalani proses hukum," tukasnya. (*)

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
