
Petugas Satpol PP, DLH, DSDABM Surabaya membersihkan sampah dan kayu-kayu di Sungai Kalianak hingga 10 dump truck. (Humas Pemkot Surabaya)
JawaPos.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melakukan bersih-bersih sungai Kalianak usai normalisasi. Kayu dan Sampah memenuhi sudut sungai hingga diangkut menggunakan 10 truk sampah.
Kabid Pengendalian Ketentraman dan Ketertiban Umum serta Perlindungan Masyarakat Satpol PP Kota Surabaya Dwi Hargianto mengatakan, kegiatan ini dilakukan untuk membersihkan kayu, bambu, dan sampah di sekitar sungai Kalianak.
“Kami sisir mulai dari jembatan, kami lakukan pembersihan dari sampah-sampah yang sudah menumpuk. Kami banyak temukan juga kayu-kayu yang sudah tidak terpakai, itu kami angkut semua,” ujar Dwi, Senin (15/9).
Sebagai informasi, normalisasi Sungai Kalianak dilakukan sejak Februari 2025. Langkah ini bagian dari upaya Pemkot Surabaya untuk mencegah bencana banjir yang kerap melanda Kecamatan Asemrowo dan Krembangan.
“Melalui kerja bakti ini, kami ingin menunjukkan bahwa ketertiban dan kenyamanan kota, juga ditentukan dari lingkungan yang bersih," sehingga perlu adanya kesadaran sesama dalam menjaga lingkungan,” imbuhnya.
Dalam prosesnya, kegiatan bersih-bersih Sungai Kalianak melibatkan lintas OPD. Di antaranya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya, dan perangkat wilayah setempat.
“Ada dari DSDABM, DLH untuk perbantuan personel dan dump truck. Ada dari Dishub mengatur lalu lintas, untuk meminimalisir kemacetan, serta ada dari perangkat wilayah setempat yang turut membantu,” terang Dwi.
Di sisi lain, Ketua Tim Kerja Pemeliharaan Prasarana Drainase, DSDABM Kota Surabaya Achmad Idi Pratikno mengatakan, dari hasil bersih-bersih, pihaknya berhasil mengangkut sampah hingga sepuluh dump truck.
“Untuk sampahnya berhasil kami kumpulkan, kami angkut menggunakan dump truck, sebanyak sepuluh. Setelah kita angkut, selanjutnya kami buang di tempat pembuangan,” ucap Idi.
Menurut dia, normalisasi ruang sungai merupakan program jangka panjang untuk mengurangi risiko banjir. Karena itu, ia berharap partisipasi masyarakat agar mau membantu keberlanjutan program normalisasi.
"Sehingga dengan adanya peran serta masyarakat, diharapkan dapat mendukung dampak positif adanya program normalisasi ruang sungai ini,” imbuh Idi.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
