Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 10 September 2025 | 14.04 WIB

Menetap di Kamar Kos 2 Lantai, Keseharian Alvi Maulana saat Tinggal Bareng Tiara Angelina, padahal Bukan Pasutri

Polisi melakukan olah TKP lokasi pembunuhan dan mutilasi yang dilakukan Alvi Maulana terhadap kekasihnya. (Najibah for JawaPos.com) - Image

Polisi melakukan olah TKP lokasi pembunuhan dan mutilasi yang dilakukan Alvi Maulana terhadap kekasihnya. (Najibah for JawaPos.com)

JawaPos.com - Alvi Maulana, 24, pelaku pembunuhan dan mutilasi kekasihnya Tiara Angelina Saraswati, 25, ternyata tinggal satu rumah di sebuah kos Lidah Wetan RT 01 RW 01, Lidah Wetan sekitar lima bulan. Dia dan korban tidak banyak berinteraksi dengan warga sekitar.

Alvi sehari-hari bekerja sebagai driver ojek online dan pacarnya hanya berada di dalam kos-kosan. Mereka  dikenal sosok pendiam dan tertutup.

"Sehari-hari kerja driver ojek online yang cowok. Kalau yang cewek kayaknya nggak kerja. Di dalam kamar terus. Yang cewek tertutup banget," ujar salah satu tetangga kos korban Mely, dikutip Radar Surabaya, Rabu (10/9)

Mely menambahkan, keduanya tinggal di kamar kos berlantai dua. Di ruangan kamar bawah dipakai memasak. Sedangkan kamar di lantai dua digunakan tempat tidur. "Yang lantai dua cuma kosnya (dihuni pelaku dan korban)," ungkapnya.

Mely menuturkan sebelum ditangkap, terakhir melihat Alvi pada Sabtu (6/8) sekitar pukul 16.00. Saat itu Alvi tak seperti biasanya. Dia terlihat membersihkan kamar di lantai bawah dengan posisi pintu kamar terbuka.

"Dia mungkin bersihin kamar. Pas saya lewat dia tutup pintu. Kemarin motornya (Yamah Nmax) juga dimasukkan kamar, biasanya di depan," bebernya.

Sementara untuk yang cewek terakhir terlihat pada Rabu (3/9) lalu. Menurut Mely, dirinya melihat saat itu keduanya berada di depan kamar seperti membetulkan kunci ganda pintu kamar kos."Mereka diluar pintu kayak benerin gembok kunci pintu. Setelah itu gak pernah lihat," bebernya.

Gaya Hidup

Motif Alvi Maulana, 24, memutilasi Tiara Angelina Saraswati, 25, asal Desa Made, Kecamatan/Kabupaten Lamongan akhirnya terungkap. Peristiwa na'as itu karena tuntutan gaya hidup dari korban ke pelaku yang sehari-hari bekerja sebagai ojek online (ojol).

Hal itu diketahui saat Polres Mojokerto Senin (8/9) menggelar pers rilis di mapolres setempat. Berdasarkan keterangan kepolisian, peristiwa tragis itu berawal ketika pria asal Desa Aek Paing, Kecamatan Rantu Utara, Labuhan Batu, Sumatra Utara, itu pulang larut malam, sekitar pukul 01.00 Minggu (31/8).

Alvi yang sehari-hari bekerja sebagai driver ojek online (ojol), ingin segera masuk ke tempat kos. Namun, pintu masuk dikunci Tia dari dalam. 

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore