
Potret Markas Polsek Tegalsari pasca terbakar pada Sabtu (30/8). (Riana Setiawan/ Jawa Pos)
JawaPos.com - Markas Polsek Tegalsari menjadi sasaran amukan massa pada Sabtu malam (30/8). Di tengah situasi masyarakat yang sedang tegang, bangunan cagar budaya itu hangus terbakar dilalap api.
Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan mengatakan, pasca Kebakaran, pihaknya tetap melakukan pelayanan masyarakat. Mereka memanfaatkan Kantor Kecamatan sebagai markas sementara.
"Sementara ini, masih menumpang di Kecamatan ya, Kecamatan (Tegalsari)," ujar Kombes Pol Lutfhie di Mapolrestabes Surabaya, Kamis (4/9).
Ia mengatakan telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk mencari bangunan pengganti yang bisa difungsikan sebagai tempat pelayanan publik Polsek Tegalsari pasca kebakaran.
"Sekarang kita sudah mencari tempat ya. Saya juga sudah komunikasi dengan Pak Wali (Eri Cahyadi), dalam satu dua hari ini, mudah-mudahan sudah ada tempat untuk memberikan layanan kembali ke masyarakat," imbuhnya.
Terkait perbaikan Markas Polsek Tegalsari, Polrestabes Surabaya juga berkoordinasi dengan Pemkot Surabaya. Mengingat kantor polisi di Jalan Basuki Rahmat ini adalah bangunan cagar budaya.
"Tentu kami akan koordinasi dengan Pak Wali ya terkait konsepnya seperti apa. Apakah mempertahankan konsep heritage-nya atau mungkin menjadi format bangunan baru, nanti kita akan diskusikan," terang Kombes Pol Luthfie.
Sebelumnya, Pusat Kota Surabaya pada Sabtu (30/8), berubah menjadi malam mencekam saat aksi demonstrasi di depan Gedung Negara Grahadi ricuh. Sisi barat bangunan tersebut pun habis terbakar.
Setelah membakar sisi barat Gedung Negara Grahadi, oknum massa menyasar Markas Polsek Tegalsari. Kobaran api disertai asap hitam pekat pun membumbung tinggi di sekitar lokasi.
Dalam hitungan jam, kedua bangunan cagar budaya di Kota Surabaya, ludes terbakar. Porak poranda. Sisa bangunan, seperti genteng, kayu, dan barang-barang lain pun berubah menjadi arang serta abu.
"Kerusakan 90 persen terbakar, sisa 10 persen bangunan Masjid Polsek masih utuh tidak terbakar. Alhamdulillah personel yang berjaga, 25 personel sehat dan selamat semua," tutur Kapolsek Tegalsari, Kompol Rizki Santoso, dikonfirmasi JawaPos.com, Minggu (31/8) lalu. (*)

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
