Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 4 September 2025 | 20.12 WIB

Pasca Terbakar, Polsek Tegalsari Sementara Berkantor di Kecamatan

Potret Markas Polsek Tegalsari pasca terbakar pada Sabtu (30/8). (Riana Setiawan/ Jawa Pos) - Image

Potret Markas Polsek Tegalsari pasca terbakar pada Sabtu (30/8). (Riana Setiawan/ Jawa Pos)

JawaPos.com - Markas Polsek Tegalsari menjadi sasaran amukan massa pada Sabtu malam (30/8). Di tengah situasi masyarakat yang sedang tegang, bangunan cagar budaya itu hangus terbakar dilalap api. 

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan mengatakan, pasca Kebakaran, pihaknya tetap melakukan pelayanan masyarakat. Mereka memanfaatkan Kantor Kecamatan sebagai markas sementara.

"Sementara ini, masih menumpang di Kecamatan ya, Kecamatan (Tegalsari)," ujar Kombes Pol Lutfhie di Mapolrestabes Surabaya, Kamis (4/9). 

Ia mengatakan telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk mencari bangunan pengganti yang bisa difungsikan sebagai tempat pelayanan publik Polsek Tegalsari pasca kebakaran.

"Sekarang kita sudah mencari tempat ya. Saya juga sudah komunikasi dengan Pak Wali (Eri Cahyadi), dalam satu dua hari ini, mudah-mudahan sudah ada tempat untuk memberikan layanan kembali ke masyarakat," imbuhnya.

Terkait perbaikan Markas Polsek Tegalsari, Polrestabes Surabaya juga berkoordinasi dengan Pemkot Surabaya. Mengingat kantor polisi di Jalan Basuki Rahmat ini adalah bangunan cagar budaya.

"Tentu kami akan koordinasi dengan Pak Wali ya terkait konsepnya seperti apa. Apakah mempertahankan konsep heritage-nya atau mungkin menjadi format bangunan baru, nanti kita akan diskusikan," terang Kombes Pol Luthfie.

Sebelumnya, Pusat Kota Surabaya pada Sabtu (30/8), berubah menjadi malam mencekam saat aksi demonstrasi di depan Gedung Negara Grahadi ricuh. Sisi barat bangunan tersebut pun habis terbakar.

Setelah membakar sisi barat Gedung Negara Grahadi, oknum massa menyasar Markas Polsek Tegalsari. Kobaran api disertai asap hitam pekat pun membumbung tinggi di sekitar lokasi.

Dalam hitungan jam, kedua bangunan cagar budaya di Kota Surabaya, ludes terbakar. Porak poranda. Sisa bangunan, seperti genteng, kayu, dan barang-barang lain pun berubah menjadi arang serta abu.

"Kerusakan 90 persen terbakar, sisa 10 persen bangunan Masjid Polsek masih utuh tidak terbakar. Alhamdulillah personel yang berjaga, 25 personel sehat dan selamat semua," tutur Kapolsek Tegalsari, Kompol Rizki Santoso, dikonfirmasi JawaPos.com, Minggu (31/8) lalu. (*)

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore