
Pengerukan sungai sebagai upaya mengatasi banjir di Surabaya. (Pemkot Surabaya/Antara)
JawaPos.com - Penggunaan dana kelurahan untuk penanggulangan banjir terus dikejar. Di kawasan Gayungan, ada tujuh titik pengerjaan saluran yang dikebut rampung dalam 1-2 bulan ke depan. Selain mengejar target sebelum musim hujan, warga juga mengeluhkan kepadatan jalan di beberapa titik.
Ermawati, salah satu warga Jetis Kulon, menyebutkan pengerjaan saluran memang sedikit mengganggu perjalanan sehari-hari. Pada jam berangkat dan pulang kerja, ruas Jetis Seraten-Gayung Kebonsari Timur selalu padat.
”Adanya proyek memang bikin rada sempit jalannya, jadi makin padat,” ucapnya.
Ermawati menambahkan, setiap tahun selalu ada pengerjaan terkait saluran di kawasan Jetis Kulon, Ketintang, Jambangan, hingga Gayungan. Jadi, kepadatan seperti ini memang cukup rutin terjadi. Tapi ia memahami jika pengerjaan tersebut perlu dilakukan. Bagaimanapun pengerjaan ini demi mengurangi banjir yang sering terjadi di wilayah tersebut.
”Seperti yang di Jetis Kulon ini, setelah dikerjakan, rumah saya jadi nggak pernah banjir tinggi dan lama lagi,” jelasnya.
Selain kepadatan, Ermawati juga menyebutkan faktor pengerjaan di musim kemarau kadang menimbulkan debu. Seperti di kawasan Karah. ”Itu agak tebal debunya kalau siang,” jawabnya. Dia berharap proyek saluran bisa segera dirampungkan.
Lurah Gayungan Pramudita Yustiani menyebutkan, proyek yang didanai dana kelurahan (dakel) terkait saluran sudah berjalan lebih dari 50 persen. ”Dari 7 titik yang kami rencanakan, sudah jalan 4 titik,” tuturnya.
Ia berharap pengerjaan seluruhnya bisa rampung dalam waktu dua bulan ke depan. Untuk salah satu titik, masih menunggu proses dana alokasi khusus agar bisa segera dimulai.
Pihaknya juga menunggu adanya proses pengerjaan saluran yang dilakukan Pemkot melalui Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM). Wilayah Surabaya Selatan menjadi salah satu titik prioritas pengurangan banjir. Sehingga ada beberapa pengerjaan saluran yang langsung dikerjakan oleh Pemkot.
”Hanya saja belum mulai, tapi kami harap semua proyek bisa selesai,” jelasnya.

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Tak Singgung Pengunduran Diri, Ini 6 Poin Pernyataan Jampidsus Febrie Adriansyah Usai Rumahnya Digeledah Polisi
Prediksi Skor Prancis vs Maroko: Bandar Taruhan Klaim Les Bleus Menang 90 Menit, Opta Beri Peluang Pasti 60,9 Persen
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
