
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyatakan Pemkot dan DPRD Surabaya sepakat ajukan pinjaman ke Bank Jatim Rp 452 miliar. (Humas Pemkot Surabaya)
JawaPos.com-Pemerintah Kota (Pemkot) dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya sepakat untuk mengajukan pembiayaan alternatif sebesar Rp 452 miliar dari Bank Jatim.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, langkah ini diambil agar program pembangunan infrastruktur tetap berjalan. Itu mengingat pendapatan APBD 2025 dari opsen pajak menurun Rp 600 miliar.
"Alhamdulillah dengan pembiayaan itu, maka (proyek-proyek) infrastruktur tidak akan pernah berhenti pembangunannya. Karena infrastruktur ini adalah penggerak dari ekonomi,” ujar Eri di gedung DPRD Surabaya, Rabu (13/8).
Dia menyebut bahwa pembiayaan alternatif bukan semata-mata untuk menutup kekurangan pembiayaan fungsi infrastruktur 47,74 persen. Tetapi, untuk memastikan program pembangunan di Surabaya tetap berjalan.
"Ketika belanja opsen berkurang, maka otomatis tidak ada pekerjaan. Berarti otomatis kita harus berani melakukan pelaksanaan pekerjaan tetapi tidak mengganggu APBD, (salah satunya dengan pembiayaan alternatif)," imbuh Eri.
Eri Cahyadi memastikan pembiayaan alternatif tersebut akan dilunasi sebelum masa jabatannya berakhir pada 2030. “Saya pastikan pembiayaan itu harus selesai pada 2029, sebelum saya berakhir di tahun 2030,” seru Eri.
Wali Kota Surabaya menyatakan, mayoritas proyek dengan pembiayaan alternatif telah berjalan, seperti pembebasan lahan, pembangunan infrastruktur, dan pemasangan penerangan jalan umum (PJU) di berbagai titik.
Dengan empat bulan tersisa hingga akhir 2025, Eri menegaskan berbagai proyek infrastruktur terus dikebut, seperti pemasangan PJU, pembangunan saluran diversi Gunungsari, dan peningkatan kualitas Jalan Wiyung.
"Itu sudah kita lakukan semuanya, tinggal pembayaran dan pelaksanaan di beberapa fisik. Tapi yang pasti, semua APBD yang pembiayaannya itu di tahun 2025, maka fisiknya selesai di tahun 2025," tukas Eri.
Selain pembiayaan alternatif Bank Jatim, Pemkot Surabaya juga mengajukan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Tahun 2025 sebesar Rp 54 miliar, dari Rp 12,3 triliun menjadi Rp 12,354 triliun.
Dalam sidang paripurna, Rabu (13/8), Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyerahkan dokumen nota keuangan atas Rancangan P-APBD 2025 kepada pimpinan DPRD Kota Surabaya.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
