Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 14 Agustus 2025 | 13.16 WIB

Pendapatan APBD Turun, Pemkot Surabaya Pinjam Rp 452 Miliar ke Bank Jatim Demi Pembangunan Infrastruktur

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyatakan Pemkot dan DPRD Surabaya sepakat ajukan pinjaman ke Bank Jatim Rp 452 miliar. (Humas Pemkot Surabaya) - Image

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyatakan Pemkot dan DPRD Surabaya sepakat ajukan pinjaman ke Bank Jatim Rp 452 miliar. (Humas Pemkot Surabaya)

JawaPos.com-Pemerintah Kota (Pemkot) dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya sepakat untuk mengajukan pembiayaan alternatif sebesar Rp 452 miliar dari Bank Jatim.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, langkah ini diambil agar program pembangunan infrastruktur tetap berjalan. Itu mengingat pendapatan APBD 2025 dari opsen pajak menurun Rp 600 miliar. 

"Alhamdulillah dengan pembiayaan itu, maka (proyek-proyek) infrastruktur tidak akan pernah berhenti pembangunannya. Karena infrastruktur ini adalah penggerak dari ekonomi,” ujar Eri di gedung DPRD Surabaya, Rabu (13/8).

Dia menyebut bahwa pembiayaan alternatif bukan semata-mata untuk menutup kekurangan pembiayaan fungsi infrastruktur 47,74 persen. Tetapi, untuk memastikan program pembangunan di Surabaya tetap berjalan.

"Ketika belanja opsen berkurang, maka otomatis tidak ada pekerjaan. Berarti otomatis kita harus berani melakukan pelaksanaan pekerjaan tetapi tidak mengganggu APBD, (salah satunya dengan pembiayaan alternatif)," imbuh Eri.

Eri Cahyadi memastikan pembiayaan alternatif tersebut akan dilunasi sebelum masa jabatannya berakhir pada 2030. “Saya pastikan pembiayaan itu harus selesai pada 2029, sebelum saya berakhir di tahun 2030,” seru Eri.

Wali Kota Surabaya menyatakan, mayoritas proyek dengan pembiayaan alternatif telah berjalan, seperti pembebasan lahan, pembangunan infrastruktur, dan pemasangan penerangan jalan umum (PJU) di berbagai titik.

Dengan empat bulan tersisa hingga akhir 2025, Eri menegaskan berbagai proyek infrastruktur terus dikebut, seperti pemasangan PJU, pembangunan saluran diversi Gunungsari, dan peningkatan kualitas Jalan Wiyung.

"Itu sudah kita lakukan semuanya, tinggal pembayaran dan pelaksanaan di beberapa fisik. Tapi yang pasti, semua APBD yang pembiayaannya itu di tahun 2025, maka fisiknya selesai di tahun 2025," tukas Eri.

Selain pembiayaan alternatif Bank Jatim, Pemkot Surabaya juga mengajukan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Tahun 2025 sebesar Rp 54 miliar, dari Rp 12,3 triliun menjadi Rp 12,354 triliun.

Dalam sidang paripurna, Rabu (13/8), Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyerahkan dokumen nota keuangan atas Rancangan P-APBD 2025 kepada pimpinan DPRD Kota Surabaya.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore