BERDAMPAK NYATA: Salah seorang pelaku UMKM di Gresik yang mendapatkan pelatihan digital dari PT Freeport Indonesia. (Istimewa)
JawaPos.com - Hilirisasi yang dilakukan PT Freeport Indonesia juga dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Gresik. Salah satunya bagi pelaku UMKM. Mereka yang sebelumnya memasarkan produknya secara manual, kini mulai merambah marketplace secara profesional. Pada Selasa (5/8) hingga Rabu (6/8) mereka diberi beragam pelatihan. Di antaranya, pemanfaatan teknologi digital untuk pemasaran, branding, manajemen produk, serta produksi foto dan konten.
Siti Nuriah, pemilik usaha terasi udang mengare salah satu yang merasakan manfaat pelatihan. Sejak 2020 lalu dia hanya menjual olahan udang itu secara manual. “Saya jual kalau ada teman yang pesan atau dijual kepada tengkulak. Tidak tahu caranya menjual online. Padahal terasi mengare ini bahan bakunya berkualitas,” ucap ibu dua anak itu.
Setelah mengikuti pelatihan oleh PT Freeport Indonesia, kini Siti mulai memahami agar produknya bisa merambah pasar yang lebih luas. Dia bersama delapan pelaku UMKM lainnya diajari menentukan harga produksi, promosi, dan pengemasan. Lalu branding berupa nama produk, produksi foto, dan konten.
“Kemasan produk saya masih polosan. Fotonya juga seadanya. Bahkan baru daftar marketplace kemarin (6 Agustus, red) diajari Freeport,” ujarnya. Dia optimistis dengan pelatihan digital itu akan meningkatkan penjualan produknya. Apalagi terasi buatannya berjenis terasi halus, berbeda dengan terasi kasar yang umum dijual.
PERLUAS PASAR: Keberadaan PT Freeport Indonesia di Gresik tidak hanya melaksanakan hilirisasi industri produk mineral, namun juga meningkatkan daya saing bagi pelaku UMKM di sekitar. (Istimewa)
Siti mengaku merasakan manfaat dari pelatihan digital yang diberikan oleh PT Freeport Indonesia. “Kami diajarkan menentukan harga produksi, promosi, dan pengemasan. Lalu branding berupa nama produk, produksi foto, dan konten. Sekarang saya bisa merambah pasar yang lebih luas,” paparnya.
“Meski Freeport itu produksi tembaga, tapi manfaatnya juga kami rasakan sebagai pelaku usaha lokal. Kami dibina untuk mengembangkan usaha,” lanjutnya.
Keberadaan PT Freeport Indonesia di Gresik tidak hanya melaksanakan hilirisasi industri produk mineral. Namun keberadaannya juga berdampak pada masyarakat sekitar. Salah satunya pendekatan lokal dan partisipatif melalui UMKM. Hal itu menyambungkan arah kebijakan nasional dengan memberi dampak nyata kepada daerah.
Pemilik Usaha Terasi Udang Mengare Siti Nuriah. (Istimewa)
“UMKM adalah tonggak ekonomi Indonesia dan modal utama dalam pembangunan daerah. Pelatihan ini kami hadirkan sebagai bentuk komitmen PT Freeport Indonesia untuk mendorong UMKM meningkatkan daya saing, memperluas pasar, dan bersaing secara sehat di era digital,” ucap Vice President External Affairs Smelter PT Freeport Indonesia Erika Silva.
Dengan pelatihan yang diberikan kepada UMKM itu diharapkan produk lokal Gresik bisa dibeli siapa pun di penjuru Nusantara. ’’Saya berharap, 10 atau 20 tahun ke depan, bapak ibu ini bisa memberikan pelatihan dan inspirasi bagi UMKM selanjutnya,” pungkasnya. (son/xav)

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Prediksi Skor hingga Rekor Pertemuan Persebaya vs PSMS: Ayam Kinantan Lebih Unggul Atas Green Force
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
Prediksi Skor Port FC vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Pembuktian Magis Shin Tae-yong!
