Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 4 Agustus 2025 | 14.48 WIB

Gara-Gara Tersangkut Benang Layangan, Burung Hantu di Atas Pohon di Karang Pilang Surabaya Jadi Korban, Damkar Turun Tangan

Petugas damkar mengevakuasi burung hantu yang terjerat benang layangan di KArangpilang, Surabaya, Sabtu (2/8). (DPKP Kota Surabaya) - Image

Petugas damkar mengevakuasi burung hantu yang terjerat benang layangan di KArangpilang, Surabaya, Sabtu (2/8). (DPKP Kota Surabaya)

JawaPos.com – Aktivitas bermain layyang-layang di Surabaya kembali membawa korban. Kali ini, seekor burung hantu terlilit benang layangan dan tersangkut di atas pohon waru setinggi 10 meter, di kawasan Perumahan Gunung Sari Indah, Kedurus, Karang Pilang, Sabtu pagi (2/8).

Beruntung, nyawa burung itu masih bisa tertolong setelah Tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya datang untuk mengevakuasinya.

Kedatangan damkar berawal dari laporan Satpol PP yang mendapat pengaaduan dari warga sekitar. warga mendapati burung hantu itu kesusahan melepaskan diri dari jeratan benang layangan.

Evakuasi berlangsung dramatis sejak pukul 07.54 WIB. Unit Tempur Rayon 4 Wiyung yang tiba di lokasi langsung melakukan koordinasi dengan Satpol PP yang sebelumnya menerima laporan warga.

Proses penyelamatan perlu waktu lebih dari setengah jam, karena posisi burung cukup tinggi dan terhalang ranting-ranting pohon.

Kabid Pemadaman Kebakaran DPKP Wasis Sutikno mengatakan, petugas menggunakan tangga dan memotong beberapa ranting agar bisa menjangkau burung hantu malang itu.

"Setelah berhasil dilepas dari jeratan benang, burung itu langsung terbang kembali ke alam,” jelasnya.

Evakuasi tersebut menjadi perhatian pengendara yang melintas. Mereka heran melihat petugas naik ke pohon.

Apalagi prosesnya butuh waktu karena tidak bisa menggunakan tangan. Sebab, posisi burung yang terjerat tidak terjangkau tangan petugas.

Menurut Wasis, kemungkinan pohon tersebut menjadi tempat tinggal burung hantu itu. Namun karena sekarang musim layangan, ada benang yang tersangkut di bagian dahan pohon tersebut. 

Entah bagaimana, bagian dari tubuh burung tersangkut benang dan tidak bisa lepas. "Benang layangan kerap jadi jerat berbahaya. Bukan hanya bagi burung, tapi juga manusia. Sudah banyak kasus kabel putus hingga pengendara terjatuh akibat benang yang melintang,” tegasnya.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore