Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 25 Juli 2025 | 23.09 WIB

Demi Akses Pendidikan Merata, Pemkot Surabaya Gelontorkan Rp 60 Miliar untuk Beasiswa Pemuda Tangguh 2025

Siswa-siswi SMA/SMK sederajat yang menerima beasiswa Pemuda Tangguh Surabaya 2025(Novia Herawati/ JawaPos.com) - Image

Siswa-siswi SMA/SMK sederajat yang menerima beasiswa Pemuda Tangguh Surabaya 2025(Novia Herawati/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berkomitmen memutus rantai kemiskinan dengan akses pendidikan merata. Salah satu upaya yang dilakukan adalah program Beasiswa Pemuda Tangguh.

Beasiswa ini diperuntukkan untuk siswa SMA/SMK/ MA sederajat yang berasal dari keluarga miskin (gamis). Tidak tanggung-tanggung, Pemkot Surabaya menggelontorkan Rp 60 miliar untuk tahun anggaran 2025. 

"Sekitar Rp 60 miliar dalam satu tahun ini. Total penerima dari kelas 1,2, hingga 3 SMA ada 21 ribu siswa," tutur Kepala Bagian Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Bapemkesra) Surabaya, Arief Boediarto, Jumat (25/7).

Arief mengatakan antusiasme pendaftar tinggi.  Pada tahun ini, sekitar 12.000 lulusan SMP/MTs sederajat mendaftar program beasiswa Pemuda Tangguh Surabaya tinggi secara daring. Namun yang dinyatakan lolos sebanyak 6.144 siswa.

"Kami tidak membedakan sekolah negeri atau swasta (para pendaftar), yang terpenting adalah memenuhi kriteria sebagai penduduk ber-KTP Surabaya dan dari keluarga miskin dan pra sejahtera," tambahnya.

Ia menyebut sebagian besar pendaftar yang gagal lolos Beasiswa Pemuda Tangguh berasal dari keluarga sejahtera. Ini berdasarkan verifikasi data yang dilakukan bersama Dinas Sosial memakai data keluarga miskin.

Lebih lanjut, Arief mengatakan bahwa jumlah penerima Beasiswa Pemuda Tangguh Surabaya tahun 2025 menurun, dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka tujuh ribuan. Ini berkat upaya seleksi ketat Pemkot. 

"Kami berharap jumlah penerima beasiswa terus menurun setiap tahun, idealnya hingga tidak ada lagi. Itu tandanya, masyarakat sudah lepas dari kategori miskin dan pra sejahtera," tutur Arief Boediarto.

Sebelumnya, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyerahkan secara simbolis seragam gratis kepada 6.144 siswa baru SMA/SMK/ MA sederajat yang menerima beasiswa Pemuda Tangguh.

Masing-masing mendapat seragam putih abu-abu, seragam pramuka, seragam batik, sepatu, hingga kaos kaki. Penerima beasiswa Pemuda Tangguh juga mendapat uang saku senilai Rp 200 Ribu setiap bulannya.

"Seragam ini diberikan agar anak-anak tidak merasa minder ketika masuk sekolah. Kita lihat, masih ada yang pakai seragam SMP karena belum mendapatkan seragam atau tidak bisa membeli seragam," tukas Eri di Gelanggang Remaja, Surabaya kemarin. (*)

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore