
Investasi di Kota Surabaya semakin mudah lewat layanan online. (Dok. Jawa Pos)
JawaPos.com - Upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk mendongkrak capaian investasi semakin membuahkan hasil. Sepanjang Semester I 2025 (Januari-Juni), investasi di Kota Pahlawan sudah menembus angka Rp 7,71 triliun.
Plt Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Surabaya, Lasidi menuturkan bahwa angka tersebut naik 16,8 persen dibanding periode sebelumnya, yakni Rp 6,53 triliun.
"Jumlah investor di Surabaya terus meningkat dari triwulan IV 2024 hingga triwulan I 2025. Berdasarkan situs resmi Kementerian Investasi dan Hilirisasi, pelaku usaha baru di Surabaya mencapai 119.603," tutur Lasidi, Jumat (18/7).
Dari jumlah 119.603 pelaku usaha baru, sektor perdagangan besar dan eceran, seperti reparasi perawatan mobil dan sepeda motor mendominasi. Disusul sektor industri pengolahan.
Kemudian sektor penyediaan akomodasi dan penyediaan makan minum; sektor aktivitas penyewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi; sektor ketenagakerjaan dan agen perjalanan, hingga sektor konstruksi.
“Bidang usaha tersebut, (paling banyak) tersebar di lima wilayah Kota Surabaya, antara lain Kecamatan Tambaksari, Kecamatan Sawahan, Kecamatan Wonokromo, Kecamatan Kenjeran, dan Kecamatan Gubeng," urainya.
Lebih lanjut, Lasidi mengatakan bahwa peningkatan capaian investasi pada triwulan I, tidak lepas dari pelayanan dan kemudahan sistem perizinan online yang diterapkan di Kota Surabaya.
Sejak 2023, Pemkot Surabaya sudah membuat kebijakan percepatan layanan perizinan yang lebih cepat daripada ketentuan Pemerintah Pusat. Layanan juga dipantau langsung oleh kepala daerah melalui dashboard perizinan.
"Dengan begitu, tidak ada lagi berkas yang terlambat dalam pelayanan perizinan sejak berkas dinyatakan lengkap dan benar.
Yang dulu berbelit-belit, kini menjadi lebih sederhana dalam satu aplikasi yang dapat diawasi dan ditarget waktu pengerjaannya," terang Lasidi.
Dalam rangka mendukung kemudahan berusaha dan mempercepat dalam mengambil keputusan saat proses pelayanan perizinan, DPMPTSP juga menempatkan tim teknis PD terkait di satu lokasi, yakni di Mal Pelayanan Publik (MPP) Siola Kota Surabaya.
“Pemohon (investor) tidak perlu bingung untuk berkonsultasi. Pemohon dapat memanfaatkan layanan one stop service di satu lokasi tanpa harus berpindah kantor untuk semua layanan perizinan yang dibutuhkan,” ucapnya.
Agar proses perizinan berjalan lancar, ada beberapa hal yang perlu dicermati oleh investor. Salah satu yang utama adalah kesiapan dan kejelasan dari lahan yang dimiliki atau akan digunakan untuk berinvestasi.
Lasidi lantas memperkenalkan inovasi perizinan DPMPTSP Surabaya yang akan mempermudah proses investasi. Inovasi pertama yakni Klinik Investasi, di mana investor dapat mengakses informasi tentang investasi potensial.
Inovasi kedua bernama Lapis Lupis. Pemkot dapat memfasilitasi investor dalam menyelesaikan masalah dan pendampingan atau bimbingan teknis untuk mengatasi hambatan investasi serta penyampaian Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM).

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Prediksi Skor Kanada vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: Alphonso Davies Diragukan Tampil!
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Beredar Kabar Komedian Bolot Meninggal Dunia, Begini Faktanya
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Prediksi Duel Seru Korea Selatan vs Ceko, Son Heung-min Jadi Kunci!
Prediksi Susunan Pemain Korsel vs Republik Ceko: Son Heung-min Tegaskan Siap Bantu Taegeuk Warrior Menang!
Daftar Pemain Amerika Serikat dan Paraguay di Grup D Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Prediksi Kanada vs Bosnia di Piala Dunia 2026: Tuan Rumah Dibayangi Ancaman Kuda Hitam dari Eropa
