Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 16 Juli 2025 | 02.33 WIB

Pendaftaran SMP Swasta di Surabaya Masih Dibuka hingga Agustus

Posko SPMB SMP Surabaya 2025, Dispendik Surabaya tegaskan calon murid yang sudah mendaftar dan memilih sekolah, bekas pendaftarannya tidak bisa dicabut. (Humas Pemkot Surabaya) - Image

Posko SPMB SMP Surabaya 2025, Dispendik Surabaya tegaskan calon murid yang sudah mendaftar dan memilih sekolah, bekas pendaftarannya tidak bisa dicabut. (Humas Pemkot Surabaya)

JawaPos.com–SPMB SMP swasta di Surabaya masih terbuka. Sekolah memanfaatkan laman https://smp.spmbsurabaya.net/pendaftaran/, juga membuka pendaftaran secara mandiri.

Pemenuhan ini terus berjalan hingga penutupan Dapodik akhir Agustus mendatang. Kepala SMP Baitussalam Choirur Rozi mengatakan, masih perlu mengisi sekitar 20 persen dari kuota.

“Tahun ini memang ada penurunan jumlah pendaftar dari tahun lalu,” kata Choirur Rozi, Selasa (15/7).

Dia menjelaskan, penurunan yang terjadi sekitar 10 persen dari tahun sebelumnya. Tahun ini, pihaknya menargetkan membuka dua rombel dengan masing-masing kelas berisi 25 anak.

“Sementara baru 40 kursi kami yang terisi lewat banyak jalur,” imbuh Choirur Rozi.

Pihaknya sudah berupaya berpartisipasi melalui SPMB SMP swasta melalui kanal Pemkot Surabaya. Namun, jalur yang mereka buka di sana belum termanfaatkan dengan baik.

Sebanyak 20 kursi kategori pramiskin, tidak diincar pendaftar. Sedangkan, jalur reguler hanya menyumbang tak sampai 10 persen dari kuota.

“Kebanyakan dari jalur reguler kami sendiri,” tutur Choirur Rozi.

Pihaknya juga berupaya memenuhi kuota hingga pertengahan Agustus. Choirur Rozi menyatakan, berusaha mempromosikan sekolah pada warga di sekitar Ketintang Madya tersebut.

Dia menjelaskan, ada potongan biaya pendidikan jika orang tua langsung melakukan pelunasan. Harapannya, hal itu bisa menarik calon siswa.

“Memang kami batasi kuota juga,” tandas Choirur Rozi.

Kepala SMP Labschool Unesa 2 Supriani menyatakan masih menunggu pemenuhan pagu melalui SPMB mandiri maupun gabungan dengan laman milik Dispendik. Pihaknya mencatat penurunan jumlah pendaftar tahun ini. Dia siap menyediakan kursi untuk tiga rombel.

Saat ini, kuota yang dibuka di laman pramiskin hanya 2 kursi. Itu sudah terisi penuh. Sedangkan, jalur reguler hanya dimanfaatkan 7 orang.

“Kebanyakan pendaftar kami juga via reguler, sudah lebih dari 70 persen terisi,” kata Supriani.

Pihaknya tetap berupaya mempercepat pengisian kursi sebelum penutupan dapodik akhir Agustus.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore