
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyegel parkir minimarket yang belum menyediakan juru parkir gratis dan berseragam. (Humas Pemkot Surabaya)
JawaPos.com–Penertiban juru parkir (jukir) liar di depan minimarket oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mendapat apresiasi dari Irjen Pol (Purn) Drs. Bekto Suprapto M.Si. Mantan Wakabareskrim Polri 2011–2012. Anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) itu menilai langkah tersebut sebagai bentuk keberanian dalam membongkar praktik yang selama ini merugikan masyarakat.
“Saya senang waktu kemarin ke Surabaya, Wali Kota Eri membubarkan jukir-jukir liar di minimarket. Ini yang namanya keteraturan di dalam ketidakaturan,” ujar Bekto dalam seminar nasional bertajuk Membedah Rancangan KUHAP, Rabu (11/6).
Menurut dia, praktik jukir liar bukan semata soal pelanggaran ketertiban, tapi juga berhubungan dengan potensi pungutan liar dan penyalahgunaan wewenang. Uang parkir dari lapangan tidak sepenuhnya masuk ke tangan jukir.
“Hasil uang parkirnya itu apa masuk semuanya ke kantong jukirnya? Tentu tidak. Ada setoran ke oknum-oknum tertentu,” tegas Bekto.
Bekto juga menyoroti adanya pembiaran terhadap praktik jukir liar akibat kuatnya solidaritas dan patronase di internal institusi kepolisian. Sistem ini kerap membuat oknum kebal dari sanksi meski melakukan kesalahan.
“Ini polisi banyak sekali memanfaatkan ini. Dukungan sejawat dan patronase di polisi tinggi sekali. Meski salah, tidak kena. Ada patrolnya,” kata Bekto.
Atas dasar itu, Bekto mengapresiasi langkah Eri Cahyadi sebagai bentuk keberanian kepala daerah dalam menciptakan ketertiban sekaligus memotong aliran pungli yang selama ini terjadi.
“Ketegasan seperti ini harus terus dilanjutkan. Penertiban yang konsisten akan menciptakan kota yang nyaman dan bersih dari pungli,” tutur Bekto.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
