
Konferensi pers ungkap dugaan malapraktik yang tewaskan korban usai operasi amandel di sakah satu rumah sakit swasta di Sidoarjo. (Juliana Christy/JawaPos.com)
JawaPos.com-Kepolisian Resor Kota (Polresta) Sidoarjo masih melakukan penyelidikan terhadap kematian Raden Bagas Priyo. Korban meninggal dunia usai menjalani operasi amandel di salah satu rumah sakit pada September 2024.
“Masih lidik. Setiap perkembangan selalu kita laporkan ke pelapor,” ujar Kasatreskrim AKP Fahmi Amarullah, Selasa (27/5).
Pihak kepolisian mengonfirmasi bahwa sejumlah saksi telah diperiksa dalam perkara ini. “Waduh, banyak. Dari rumah sakit juga sudah kita panggil,” tambah Fahmi.
Kasus ini bermula saat keluarga korban melaporkan dugaan malapraktik medis ke Polresta Sidoarjo. Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan permintaan keterangan dari berbagai pihak, termasuk ahli pidana dan kriminologi.
Menurut informasi yang diterima keluarga, Polresta Sidoarjo juga telah melakukan gelar perkara internal dengan Wasidik Polda Jatim. Hasilnya, disarankan agar dilakukan pendalaman lebih lanjut untuk mengungkap fakta di balik kematian Bagas.
Dalam penyelidikan, polisi juga mengupayakan pengumpulan dokumen penting seperti hasil rekomendasi dari Majelis Kehormatan Disiplin Kedokteran Indonesia (MKDKI) dan salinan inform consent. Namun hingga kini, pihak pelapor belum memperoleh salinan dokumen-dokumen tersebut.
Kasus ini diselidiki unit Reskrim Polresta Sidoarjo. Pihak keluarga berharap agar kepolisian dapat lebih terbuka dan segera mengambil langkah tegas.
“Kami masih percaya pada profesionalisme aparat penegak hukum,” ujar Zakaria, kuasa hukum keluarga korban.
Dengan penyelidikan yang terus berlangsung, keluarga dan tim pendamping berharap segera ada gelar perkara khusus yang melibatkan pelapor, terlapor, dan para ahli.
“Ini bukan semata soal proses hukum, tapi juga soal rasa keadilan bagi masyarakat,” tutur Zakaria.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
