
Perusahaan milik Jan Hwa Diana, UD Sentoso Seal ternyata tidak memiliki NIB. (Riana Setiawan/ Jawa Pos)
JawaPos.com - Perusahaan milik Jan Hwa Diana, UD Sentoso Seal sedang masih menjadi topik perbincangan hangat di Kota Surabaya. Ini berkaitan dengan kasus dugaan penahanan ijazah milik karyawannya.
Tak ingin tinggal diam, Komisi D DPRD Kota Surabaya menggelar hearing atau dengar pendapat. Hearing dihadiri oleh Jan Hwa Diana dan mantan karyawan yang ijazahnya ditahan bernama Nila Handiarti.
Komisi D DPRD Kota Surabaya juga memanggil perwakilan dari Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kota Surabaya dan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Timur.
Ketua Komisi D DPRD Kota Surabaya, Akmarawita Kadir mengatakan bahwa UD Sentoso Seal diduga melakukan penahanan ijazah karyawan. Bukan hanya milik satu korban, melainkan ada 31 ijazah yang ditahan.
"Katanya 31 orang itu yang ijazah tertahan, ini harus dicari. Jadi pertama, pelapor Bu Nila mengatakan bahwa dia merasa ijazahnya ditahan, tetapi ketika itu ditanyakan ke Bu Diana, dia jawab tidak tahu," tuturnya ditemui seusai hearing, Selasa (15/4).
Akma mengungkapkan selain menahan ijazah, UD Sentoso Seal juga diduga memperlakukan karyawan secara tidak manusiawi, seperti memotong gaji saat mereka melaksanakan salat Jumat.
"Di samping ada penahanan ijazah, ternyata ada metode kerja yang tidak sesuai, kalau menurut saya sih tidak berperikemanusiaan, jadi seperti ada yang tadi disekap, salat Jumat dipotong gajinya dan sebagainya," imbuhnya.
Yang mengejutkan, dalam hearing terungkap bahwa UD Sentoso Seal milik Jan Hwa Diana tidak memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB). Oleh karena itu, Akma meminta Disperinaker Kota Surabaya dan Disnakertrans Jatim untuk mengusut tuntas kasus ini.
"ketika ditanya UD Sentosa Seal itu tidak punya NIB ternyata. Saya baru tahu tadi. Kalau memang ini melanggar aturan, ya harus ditutup, siapa pemiliknya harus dicari," seru Politikus dari Partai Golkar itu.
Sebelumnya, dugaan penahanan ijazah yang menyeret perusahaan milik Diana ini mencuat, setelah konten sidak Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji ke UD Sentoso Seal di kawasan Margomulyo, viral di media sosial.
Tak lama kemudian, mantan karyawan bernama Nila Handiarti resmi melaporkan UD Sentoso Seal ke Polres Tanjung Perak pada Senin (14/4). Hal ini ia lakukan karena ingin ijazah jenjang SMA-nya kembali.
"Tahan ijazah, saya hanya meminta ijazah saya dikembalikan, itu saja. (Yang dilaporkan) sudah sesuai yang ada di videonya Bapak Armuji," tutur Nila setelah membuat laporan polisi di Polres Tanjung Perak, Senin (14/4).

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
