
Sosok Jan Hwa Diana, pengusaha yang melaporkan Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji ke Polda Jatim. (Unggahan Tiktok @janhwa.diana)
JawaPos.com - Nama Jan Hwa Diana sedang menjadi topik perbincangan hangat di masyarakat. Ia adalah pengusaha yang melaporkan Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji ke Polda Jawa Timur.
Laporan tersebut dibuat setelah Armuji datang ke perusahaan milik Diana di Pergudangan Margomulyo Suri Mulia Permai yang diduga melakukan penahanan ijazah mantan karyawannya.
Namun saat Armuji mendatangi perusahaan, tidak ada seorang pun yang menyambutnya. Begitu pula ketika menelepon Diana dan sang suami, Armuji tak mendapat penjelasan dari perusahaannya.
Armuji lantas mengunggah video sidak ke beberapa media sosial miliknya, seperti YouTube, Instagram, serta TikTok. Video tersebut viral. Tidak sedikit warganet geram dengan sikap Diana yang seakan menyepelekan.
"Ya urusannya apa pak? mau Wakil Wali Kota atau apa, sampean kalau ada keluhan ke polisi saja, ajukan tuntutan. Sampean penipuan, sampean siapa saya gak kenal, sorry ya," tutur Diana dalam unggahan video Instagram @cakj1 dikutip Sabtu (12/4).
Lantas, siapa sebenarnya Jan Hwa Diana?
Jan Hwa Diana merupakan pengusaha asal Surabaya. Ia juga diduga pemilik perusahaan yang disidak Armuji atas dugaan penahanan ijazah mantan karyawan.
Kepada awak media, Diana menyebut bahwa alamat perusahaan yang didatangi Armuji bukan miliknya. Namun ketika ditanya terkait status kepemilikan di perusahaan tersebut, Diana pun enggan menjawab.
"Jadi gini, saya ini tugasnya mengklarifikasi dengan berita-berita yang beredar. Saya tidak mau menampilkan figur perusahaan saya karena ini kan perusahaan keluarga," tutur Diana di kawasan Surabaya Barat, Sabtu (12/4).
Yang jelas, Diana menuturkan bahwa gudang di kawasan Margomulyo adalah pinjam pakai. Alamat perusahaan bukan di sana. Diana pun mempertanyakan perusahaan siapa yang sebenarnya mau disidak Armuji.
"Jadi alamatnya (perusahaan saya) bukan disitu, jadi kawan-kawan bisa mikir sendiri lah yang lapor ini siapa. Perusahaan saya bergerak di bidang trading spare part mobil dan motor," imbuhnya.
Terlepas dari perseteruannya, Diana cukup populer di akun media sosial Tiktok @janhwa.diana. Ia memiliki 18,7 ribu pengikut dan aktif membagikan kesehariannya, seperti konten liburan keluarga hingga konten OOTD.
Tak lama setelah konten video Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji yang hendak menyidak perusahaan di Margomulyo dan menyeret namanya viral, Diana pun membuat klarifikasi di TikTok dengan foto surat laporan kepolisian.
"Klarifikasi jawaban dari video TikTok yang dibuat dan diunggah oleh pemilik akun Bapak Armuji. Bapak sudah menggiring opini publik yang mengakibatkan kerugian material dan immaterial terhadap saya, padahal tuduhan bapak tidak benar adanya," tulisnya di unggahan tersebut.
Diana melaporkan Armuji ke Polda Jatim pada Kamis (10/4) pukul 19.30 WIB, menggunakan Pasal 25 dan 47 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).
"Spesifiknya karena (Armuji) memasang foto saya dan suami tanpa izin (di konten media sosial), menggiring opini publik yang menyebabkan kerugian material dan immaterial," tutur Diana.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
