Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 28 Maret 2025 | 02.24 WIB

Mobil Terbakar di SPBU Kayoon Surabaya, Diduga Akibat Bocah Bermain Korek Api

Mobil yang terbalar di SPBU Kayoon Surabaya akibat bocah yang diduga lempar korek api. (Juliana Christy/ JawaPos.com) - Image

Mobil yang terbalar di SPBU Kayoon Surabaya akibat bocah yang diduga lempar korek api. (Juliana Christy/ JawaPos.com)

JawaPos.com – Kepanikan melanda Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kayoon, Jalan Embong Kaliasin, Kecamatan Genteng, Surabaya, Kamis (27/3). Sebuah mobil Honda BR-V putih bernomor polisi L 1756 YI terbakar hebat, diduga akibat ulah seorang bocah yang bermain korek api. Kejadian ini mengakibatkan dua orang mengalami luka bakar dan kerugian materiel yang diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 14.05 WIB. Saat itu, Yuda, pemilik mobil, tengah mengisi angin ban tubeless di area SPBU. Di depan mobilnya, terdapat sebuah mobil pick-up yang dinaiki tiga anak kecil. Salah satu dari mereka, Raka (10), diduga bermain dengan korek api dan melemparkannya ke arah mobil Yuda.

"Mungkin mereka bosan menunggu, terus mainan sesuatu yang berbahaya. Koreknya dilempar, meledak, dan api langsung menyambar ke mobil saya," ungkap Yuda saat ditemui di lokasi.

Api dengan cepat menjalar dari bagian tengah mobil hingga ke kap mesin dan kaca depan. Petugas SPBU yang melihat kejadian langsung bergegas memadamkan api menggunakan tiga alat pemadam api ringan (APAR).

Sementara itu, Nur Filin Maulana (27), seorang pegawai tambal ban, juga menjadi korban dalam insiden ini. Saat kejadian, ia sedang menuangkan sisa bensin hasil tera (kalibrasi tangki SPBU) kembali ke dalam tangki penyimpanan yang lokasinya berada tepat di depan mobil yang terbakar.

"Saya lagi nuang bensin sisa tera ke dalam tangki. Pas nunduk, tiba-tiba ada api besar langsung nyamber. Saya nggak sempat lari, tangan sama pipi saya langsung kena panasnya api," kata Filin.

Akibatnya, Filin mengalami luka bakar sekitar 8 persen, terutama di tangan kanan mulai dari jari hingga lengan, serta di pipi kanan. Beruntung, kakinya tidak terkena luka karena ia mengenakan sepatu safety saat bekerja.

Saat api berkobar, Raka yang diduga sebagai penyebab kebakaran langsung melarikan diri ke arah lampu merah Keputran. Namun, seorang pelanggan SPBU yang melihat kejadian segera mengejarnya dan berhasil menangkapnya.

Saat diamankan, Raka juga mengalami luka bakar sekitar 16 persen di bagian wajah, pergelangan tangan, dan lututnya.

"Raka dan Filin langsung kami bawa ke Surabaya Medical Service (SMS) di Jalan Kapuas untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut," ujar Muhammad Aldi, anggota PMI yang menangani korban.

Akibat insiden ini, Yuda mengalami kerugian besar karena mobilnya mengalami kerusakan parah.

"Mobil saya terbakar habis di bagian depan. Kerugiannya bisa sampai puluhan juta rupiah," keluhnya.

Saat ini, Polsek Genteng masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait insiden ini. Sejumlah barang bukti, seperti korek api, corong, dan ember, telah diamankan dari lokasi kejadian.

"Kami masih mengumpulkan keterangan dari saksi dan korban untuk memastikan penyebab utama kebakaran ini," ujar seorang petugas kepolisian di lokasi.

Dengan kejadian ini, masyarakat diimbau untuk lebih waspada dalam mengawasi anak-anak, terutama di tempat-tempat yang berisiko tinggi seperti SPBU. Korek api mungkin terlihat sepele, tetapi bisa menyebabkan musibah besar jika digunakan tanpa pengawasan.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore