JawaPos.com – Era digital yang terus berkembang telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan. Di tengah arus teknologi ini, kemampuan koding kini menjadi salah satu keterampilan esensial bagi generasi muda.
“Tantangan masa depan akan semakin kompleks, dan koding adalah salah satu keterampilan dasar yang harus dimiliki generasi muda untuk bersaing di era global. Kami ingin membantu menanamkan dasar yang kuat dalam literasi digital,” ujar Anastesya Ftaraya, perwakilan dari Wismilak Foundation dalam pelatihan bertajuk Program Aksi Literasi Digital (Koding) di SMAN 16 Surabaya, Selasa (10/12).
Kemampuan koding tidak hanya bermanfaat dalam menciptakan perangkat lunak, tetapi juga melatih berbagai keterampilan esensial seperti berpikir kritis, logis, dan kreatif. “Melalui koding, generasi muda diajarkan memahami cara kerja teknologi yang telah mendominasi kehidupan sehari-hari. Ini membuat mereka tidak hanya menjadi pengguna pasif, tetapi juga kreator,” jelas Anastesya.
Ia juga menambahkan bahwa pemahaman tentang koding membuka pintu karir yang menjanjikan di berbagai sektor. “Di era digital ini, hampir semua industri membutuhkan tenaga ahli di bidang teknologi dan pemrograman. Peluang karirnya sangat beragam, mulai dari pengembang perangkat lunak, analis data, hingga bidang kecerdasan buatan,” katanya.
Pelatihan ini tidak hanya menyasar siswa di sekolah umum, tetapi juga komunitas lain. “Kami ingin memastikan bahwa program ini inklusif. Oleh karena itu, kami juga menjangkau sekolah inklusi, komunitas seni, hingga anak-anak dengan kebutuhan khusus,” tambahnya.
Selain itu, Anastesya juga menyoroti pentingnya pemahaman koding dalam mengembangkan solusi untuk berbagai permasalahan global. “Koding bukan sekadar keterampilan teknis. Ini adalah bahasa yang memungkinkan kita menciptakan inovasi dan solusi untuk isu-isu besar seperti perubahan iklim, kesehatan, dan pendidikan,” ungkapnya.
Menurut salah satu peserta pelatihan, koding memberikan pengalaman yang membuka wawasan. “Dulu saya hanya menggunakan aplikasi dan perangkat pintar, tetapi sekarang saya tahu cara kerjanya dan mulai bisa membuat sesuatu sendiri. Ini sangat memotivasi saya untuk terus belajar,” kata Raka, siswa SMAN 16 Surabaya.
Dengan berbagai manfaat yang ditawarkan, koding tidak hanya menjadi keterampilan teknis, tetapi juga alat untuk menciptakan solusi kreatif di era digital. Program seperti ini menjadi langkah strategis dalam membekali generasi muda dengan kemampuan yang relevan dengan kebutuhan zaman.