
Kampanye door to door Sapa Warga memperkenalkan program kerja pasangan calon Risma - Gus Hans serta Eri - Armuji, yang diusung PDIP dalam Pilkada. (Istimewa)
JawaPos.com–Memasuki minggu kedua November, PDI Perjuangan Surabaya menguatkan strategi dengan kampanye door to door melalui program Sapa Warga. Dirancang untuk memperkenalkan program kerja pasangan calon Risma - Gus Hans serta Eri - Armuji, yang diusung PDIP dalam Pilkada serentak pada 27 November.
”Dengan pendekatan langsung, partai berharap dapat membangun kedekatan emosional dengan masyarakat sekaligus mendorong pemilih untuk menggunakan hak pilih mereka,” tegas Wakil Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Surabaya Achmad Hidayat.
Achmad menyatakan, kampanye itu digerakkan semua struktur partai. Mulai dari tingkat DPC, PAC, Ranting, hingga Anak Ranting.
”Pada November, kita gencarkan Sapa Warga untuk menyampaikan program kerja Bu Risma - Gus Hans dan Eri - Armuji kepada masyarakat sehingga mereka semakin mantap untuk menggunakan hak pilihnya pada Pilkada 2024,” ungkap Achmad Hidayat.
Achmad menyebut, program kerja yang diusung Eri - Armuji di Surabaya mencakup upaya serius dalam pembangunan infrastruktur. Terutama terkait penanganan banjir yang selama ini menjadi perhatian utama kota pahlawan. Pasangan ErJi, telah membangun 555 sistem drainase untuk mengantisipasi genangan air saat musim hujan. Selain itu, pembangunan rumah pompa dan pengerukan sedimentasi di area rawan banjir telah dilakukan untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi warga.
Selain fokus pada infrastruktur, Eri - Armuji juga berkomitmen meningkatkan akses pelayanan kesehatan dan pendidikan. Salah satu inisiatif mereka adalah memperluas layanan kesehatan gratis dan mendirikan pusat-pusat kesehatan baru di berbagai titik kota agar masyarakat mudah mengakses layanan medis.
Di bidang pendidikan, pasangan ini berjanji menyediakan beasiswa bagi pelajar berprestasi dan menambah fasilitas di sekolah-sekolah negeri untuk mendukung proses belajar yang lebih baik. Achmad Hidayat juga menyoroti pentingnya kesinambungan pembangunan yang telah dilakukan kepemimpinan terdahulu, mulai dari Bambang DH, Risma, hingga kini dilanjutkan Eri - Armuji.
”Keberlanjutan itu penting; sejak era Pak Bambang DH, Bu Risma hingga Eri - Armuji telah berhasil membawa transformasi Kota Surabaya menjadi kota kelas dunia yang humanis,” tegas Achmad Hidayat.
Sementara itu, lanjut dia, pasangan Risma - Gus Hans mengusung program-program peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan memberikan dukungan bagi pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM). Yakni melalui pelatihan dan akses permodalan. Selain itu, mereka berencana mengembangkan ruang-ruang publik baru yang ramah bagi masyarakat dari berbagai usia. Program-program ini diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup warga Surabaya dan Jawa Timur sekaligus memperkuat daya saing.
”Dengan berbagai program unggulan ini, PDI Perjuangan optimistis kampanye door to door akan mampu menarik simpati warga,” tandas Achmad Hiayat, mantan aktivis GMNI ini.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
