
TERUS MENINGKAT: PPPK Petra memberikan apresiasi kepada siswasiswi yang sukses mengharumkan nama sekolah di tingkat nasional dan internasional. (Foto: Angger Bondan/Jawa Pos)
JawaPos.com - Perhimpunan Pendidikan dan Pengajaran Kristen (PPPK) Petra membuktikan komitmennya dalam mencetak generasi muda yang berprestasi. Terbukti dari tahun ke tahun, Sekolah Kristen Petra tidak pernah sepi penghargaan.
PPPK Petra memberikan apresiasi kepada siswa-siswi yang sukses mengharumkan nama sekolah di tingkat nasional dan internasional pada Senin (28/10) di SMA Kristen Petra Acitya. Sebanyak sembilan siswa adalah peraih medali dalam ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN). Sementara dua siswa lainnya membawa oleh-oleh medali dari International Mathematical Olympiad di Bath, United Kingdom.
Kegiatan tahunan itu sudah dilangsungkan sejak 2008. Dikatakan Wakil Direktur Pendidikan PPPK Petra Tri Utami Rinto Rukmi, jumlah siswa ber prestasi di Sekolah Petra terus meningkat. ’’Setiap tahun selalu ada yang membawa medali dalam berbagai kompetisi. Tahun lalu sekitar tujuh siswa, tahun ini bertambah jadi 11 siswa,” terangnya.
Rinto menyatakan bangga karena anak didiknya tak hanya bekerja keras, tetapi juga berkhidmat. ’’Tak hanya pandai, mereka juga anak-anak yang mengandalkan Tuhan,” ujarnya.
Komitmen sekolah untuk meregenerasi peraih prestasi ditunjukkan melalui berbagai dukungan. Setiap Sabtu misalnya, diadakan kelas tambahan untuk pendampingan siswasiswi yang akan berangkat Olimpiade. Kelas diisi oleh alumni sekolah Petra dan para dosen yang bekerja sama dengan PPPK Petra.
GIGIH DAN DISIPLIN: Ben Robinson (kiri) peraih bronze medal di International Math Olympiad (IMO) 2024 dan Timothy William Koesasih, peraih Honorable Mention IMO 2024. (Foto: Angger Bondan/Jawa Pos)
Kehadiran alumni dalam proses belajar di sekolah menunjukkan relasi yang berlanjut. Mereka tetap antusias mengajar meski berbeda zona waktu sampai 11 jam. Ajang OSN menjadi bukti bahwa siswa-siswi Sekolah Kristen Petra tak sekadar mengejar juara, namun juga semangat berbagi ilmu.
"Kami sangat menghargai juara yang meregenerasi. Karena setelah anak-anak jadi juara, mereka mampu melahirkan juara kembali,” kata Rinto.
Direktur Eksekutif PPPK Petra Hengkie Porawouw memberikan tiga pesan penting bagi penerima penghargaan.
’’Kita syukuri berkat dari Tuhan ini, gunakan untuk memberkati orang lain di kemudian hari. Menjaga almamater sekolah dan nama baik bangsa di tingkat internasional. Tetap seimbang dalam akademik dan nonakademik,” pungkasnya.
Hengkie menyebut, penghargaan itu diberikan PPPK Petra sebagai apresiasi kepada seluruh siswa berprestasi. Juga ucapan terima kasih kepada orang tua yang sudah mendukung dan bekerja sama dengan sekolah serta para pembina OSN dan Pemerintah Kota Surabaya yang senantiasa mendukung siswa-siswi Petra berkompetisi di ajang nasional dan internasional. Konkret, ungkapan terima kasih itu dirupakan dalam beasiswa sampai 100 persen untuk uang sekolah di sisa masa studi siswa.
TAK KENAL LELAH: Olivia Gloria Prasatya, siswi kelas XII SMA Kristen Petra 2, menceritakan perjalanannya dalam meraih medali perak OSN bidang kebumian. (Foto: Angger Bondan/Jawa Pos)
Sebelumnya, Hengkie juga memberikan apresiasi kepada siswi SMP Kristen Petra 1 Surabaya yang sukses jadi champion di liga basket Bank Jatim Nextgen Student League 2024. Tak hanya itu, dia gigih memberikan dukungan dalam pengembangan mutu belajar siswa. Salah satunya mengadopsi teknologi AI untuk guru dan siswa Petra Acitya.
’’Banyak inisiatif yang kami lakukan dalam setahun ke belakang untuk terus memajukan mutu pendidikan di sekolah PPPK Petra,” tegas Hengkie.
Kerja Keras Membawa Mimpi Jadi Nyata
Kerja keras, jadi dua kata yang dipilih Olivia Gloria Prasatya untuk menggambarkan perjalanannya dalam Olimpiade Sains Nasional (OSN). Siswi kelas XII SMA Kristen Petra 2 itu meraih medali perak bidang kebumian.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
