
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat sidak di stadion GBT untuk melihat kesiapan stadion ini menjelang Piala AFF U-19.
JawaPos.com - Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) menjadi salah satu dari dua venue pertandingan Piala AFF U-19 yang akan mulai digelar pada 17 Juli besok. Satu stadion lainnya adalah Gelora 10 Nopember.
Stadion GBT memang sudah mendapat predikat memenuhi syarat dari FIFA, apalagi sudah pernah digunakan untuk turnamen besar Piala Dunia U-17 tahun lalu.
Namun, masih ada beberapa hal minor yang dibenahi dari stadion GBT. Dalam inspeksi mendadak (sidak) Senin (15/7), Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menyoroti masih ditemukan sampah-sampah yang bisa menggangu pemandangan stadion.
"Jadi kalau dari penilaian FIFA sudah terpenuhi semua. Kalau di GBT ini hanya kebersihan saja, ada banner lepas yang saya minta pasang kembali. Untuk lainnya, saat ketemu dengan FIFA sudah oke semua," ujar Wali Kota Eri seperti dikutip dari laman resmi Pemkot Surabaya.
Selain itu, Pemkot Surabaya juga akan mengatur skema pembuangan sampah di tempat pembuangan akhir (TPA) Benowo selama gelaran Piala AFF U-19 2024.
Pemkot juga akan meminta pengelola TPA Benowo untuk menutup tumpukan sampah dengan geomembran, supaya gas bau yang ditimbulkan oleh sampah itu tidak menyebar hingga tercium sampai ke stadion.
Menurut Eri, tumpukan sampah di TPA Benowo memang sudah ditutup geomembran, namun beberapa bagian telah robek sehingga harus dipasang kembali.
“Jam pembuangan sampah juga berpengaruh di dalam stadion waktu menonton sepak bola. Jadi (sampah) ditutup geomembran. Tidak ada sampah yang terbuka ketika akan ada pertandingan,” tegas Wali Kota Eri
Wali Kota Eri menerangkan bahwa waktu pembuangan sampah menuju ke TPA Benowo akan dilakukan setelah pertandingan AFF U-19 usai.
“Nanti ada satu tempat, space (tempat) area terbuka untuk membuang sampah sampai jam 10.00 WIB. Jam operasional diatur. Jadi sampah akan diangkut setelah pertandingan usai. Setelah itu ditutup dengan membran, tidak ada lagi yang membuang sampah,” jelasnya.
Di samping kebersihan, wali kota yang akrab disapa Cak Eri ini juga meminta adanya pengaturan keamanan dan arus lalu lintas menuju GBT.
Setelah berkoordinasi dengan FIFA dan jajaran keamanan TNI-POLRI, pada turnamen Piala AFF U-19 ini, para penonton bisa membawa kendaraan pribadi baik itu mobil atau motor.
"Ini boleh membawa kendaraan, nanti parkirnya akan diatur oleh Dinas Perhubungan (Dishub). Motor parkirnya di sirkuit dan kalau mobil di dekat Lapangan ABC," terangnya.
Cak Eri juga meminta Dishub untuk mengatur shuttle dan parkir bus saat pertandingan berlangsung. Shuttle akan disediakan untuk para rombongan penonton yang datang ke GBT dengan menggunakan bus.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
