
Bayu Airlangga mendaftar sebagai Bacawali Kota Surabaya di Kantor DPD PSI Surabaya.
JawaPos.com–Nama Bayu Airlangga belakangan ramai santer diisukan akan maju di Pilwali Surabaya 2024. Bayu telah mendaftar bacawali di dua partai yakni PSI dan Nasdem.
Pengamat Politik Universitas Airlangga (Unair) Fahrul Muzaqqi menilai, kans Bayu di Pilwali Surabaya cukup besar termasuk dalam peluang menang.
”Beberapa waktu terakhir ini nama Bayu Airlangga muncul dan cukup positif respons di masyarakat. Bayu memberi warna baru bagi masyarakat di Surabaya,” kata Fahrul.
Fahrul mengatakan, ada beberapa hal yang harus dilakukan Bayu jika memang ingin mengalahkan petahana Eri Cahyadi di Pilwali Surabaya 2024.
”Pertama pendekatan Bayu ke masyarakat harus jauh lebih masif lagi. Saya melihat dari berbagai kabar media bahwa Bayu tidak hanya spekulatif di Surabaya, tapi Bayu memang sudah turun dan bergerak. Namun saya kira intensitasnya harus diperkuat lagi,” kata Fahrul Muzaqqi.
Menurut dia, Bayu juga harus melakukan pendekatan kultural ke berbagai kelompok masyarakat. Mulai Nahdliyin dan kelompok nasionalis. Sebab, karakter warga Surabaya masih kental kultural baik itu Nahdliyin dan nasionalis.
”Jadi itu perlu ditekankan lagi. Ini momentum bagus untuk Bayu asal yang bersangkutan mau memperbanyak pertemuan kultural di masyarakat,” tambah Fahrul Muzaqqi.
Fahrul mengatakan, Bayu sosok yang bisa dijual di masyarakat. Selain merupakan kader Golkar serta Ketua Projo Jatim, juga merupakan menantu dari Gubernur Jatim 2009-2019 Soekarwo. Masih banyak loyalis Pakde Karwo di Surabaya yang bisa dijadikan mesin politik kuat.
”Kans Bayu dalam hal elektabilitas figur cukup bagus dan menjual baik dalam konteks cawali atau seandainya opsinya dia sebagai cawawali. Jadi kansnya bagus, tinggal Bayu harus kerja keras lebih lagi turun ke bawah,” jelas Fahrul Muzaqqi.
”Bayu juga harus bisa merepresentasikan dirinya sebagai pemimpin pro rakyat cilik seperti Pakde Karwo. Bayu juga sudah mengenyam pengalaman sebagai legislatif selama beberapa tahun di DPRD Jatim,” imbuh dia.
Fahrul menambahkan, faktor konstelasi politik nasional akan menguntungkan bagi Bayu jika Ketua Projo Jatim itu mendapat rekomendasi maju Pilwali Surabaya 2024 dari partai Koalisi Indonesia Maju (KIM).
Di daerah besar itu, lanjut Fahrul Muzaqqi, ada kecenderungan minimnya penantang yang potensial. Munculnya figur Bayu Airlangga melalui partai-partai di KIM bisa menjadi harapan baru yang bisa menjadi opsi bagi masyarakat di samping petahana Eri Cahyadi.
”Kota besar seperti Surabaya akan mendapat momentum konstelasi pilpres yang akan terbawa di level pilkada. Bayu sebagai salah satu ketua elemen Projo yang turut memenangkan Prabowo-Gibran di Surabaya dan secara luas di Jatim harus bisa mengambil momentum ini,” ucap Fahrul Muzaqqi.
Apalagi, kata Fahrul, masih banyak partai di Surabaya yang belum menentukan arah dukungan di Pilwali Surabaya 2024. Ini menjadi kans Bayu untuk bisa meyakinkan partai-partai memberi rekomendasi.
”Seperti mendaftar di PSI ini sebuah hal bagus, mengingat tren positif yang saat ini dimiliki PSI di Surabaya. Kemudian di samping mendekati partai-partai KIM, Bayu juga harus bisa merangkul partai-partai lain seperti PKS yang punya basis militan di kota metropolitan, termasuk Nasdem dan PPP,” jelas Fahrul Muzaqqi.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
