Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 23 Maret 2024 | 19.14 WIB

Pagi ini, BMKG Mencatat Gempa di Bawean Terjadi Hingga 160 Kali

Ilustrasi rumah rusak akibat gempa. - Image

Ilustrasi rumah rusak akibat gempa.

JawaPos.com–Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terus memantau kondisi gempa yang terjadi di perairan Bawean, Jawa Timur. Hingga pukul 10.00, BMKG mencatat telah terjadi 160 kali gempa.

Kpetugas BMKG menyampaikan, pantauan pihaknya saat ini gempa yang terjadi telah meluruh. Artinya, gempa di Bawean telah menurun.

”Meluruh kalau berdasar catatan kami. Biasanya 19 kali per jam sekarang 5 kali per jam,” terang pegawai BMKG saat diwawancarai JawaPos.com.

Sementara itu, Hingga pagi ini (23/3), BPBD Jatim telah menghimpun data terkait dampak gempa tersebut. Total ada 51 rumah rusak ringan, 13 rumah rusak sedang, dan 5 rumah rusak berat, akibat gempa tersebut. Selain itu, gempa juga mengakibatkan kerusakan pada 2 unit sekolah, 4 unit rumah sakit, 1 pondok pesantren, 5 kantor desa, 3 tempat ibadah, 2 kandang ternak, 1 unit gedung, dan 2 motor.

Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono menyampaikan, semalam Pemprov Jatim melalui BPBD telah mengirimkan Tim Respons Cepat (TRC) ke Pulau Bawean, Kabupaten Gresik. Pasalnya Pulau Bawean merupakan wilayah yang terdampak cukup parah karena paling dekat dengan pusat gempa.

”Tim dari BPBD, Basarnas, Kementerian PU, dan BMKG telah berangkat ke Pulau Bawean untuk melakukan asesmen potensi kerusakan dan kebutuhan mendesak warga. Sebab Pulau Bawean merupakan wilayah terdampak paling dekat dengan pusat gempa dan paling banyak mengalami dampak kerusakan,” ujar Adhy Karyono.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore