Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 19 Januari 2024 | 00.04 WIB

Pantau Terus Harga Serta Stok Pangan di Pasar, Pemkot Surabaya Pastikan Awal Tahun Tetap Aman

Pemkot Panta uterus harga dan stok pangan di Surabaya. (Sumber: Pemkot Surabaya) - Image

Pemkot Panta uterus harga dan stok pangan di Surabaya. (Sumber: Pemkot Surabaya)

JawaPos.com – Dalam rangka menyejahterakan warga, Pemkot Surabaya terus pantau harga serta stok pangan yang ada di pasar Surabaya.

Pemantauan rutin dilakukan untuk menjaga agar harga bahan pangan tidak melonjak naik ataupun mengalami kelangkaan.

Sehingga semua stok dan harga bahan pangan yang ada di Surabaya pada awal tahun 2024 ini dapat dipastikan aman.

Dilansir dari website Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, Pemkot bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) memastikan stok dan harga bahan pokok dalam keadaan aman dan mencukupi pada awal tahun 2024.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (Dinkopumdag) Kota Surabaya, Dewi Soeriyawati ikut menanggapi hal ini.

Menurut Dewi, Beberapa pasar di Surabaya tersedia warung TPID yang berfungsi untuk mengontrol dan memantau harga dan stok bahan pangan.

Fungsi dari pengontrolan dan pemantauan harga dan stok pangan tidak lain agar tidak melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Harga di pasar masih cukup stabil dan aman. Kami juga berkolaborasi dengan Bulog. Kami juga secara rutin menggelar operasi pasar,” kata Dewi.

Dewi juga menyebutkan operasi pasar ini bertujuan untuk memastikan bahan pangan yang beredar tidak mengalami kecurangan harga dari penjual.

“Tujuannya untuk memastikan ketersediaan stok minyak, gula, maupun beras sehingga tidak ada harga yang berbeda,” imbuh Dewi.

Jika dalam satu bulan, stok bahan pokok mulai menipis atau harga bahan pokok terindikasi akan mengalami kenaikan.

Maka, Pemkot Surabaya langsung bekerja sama dengan daerah surplus agar dapat menyuplai kebutuhan bahan pokok di Kota Pahlawan.

Selain itu, Pemkot Surabaya juga rutin menggelar operasi pasar setiap dua kali dalam seminggu. Layar monitor pemantauan harga juga terpasang di pasar.

DKPP Kota Surabaya menjelaskan bahwa ada program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pasar yang tujuannya untuk memastikan ketersediaan beras lewat operasi pasar.

Hal itu juga bertujuan untuk menjaga stabilitas harga pangan dan bisa dilakukan melalui warung TPID.

“Ada pula program SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pasar) untuk memastikan ketersediaan beras lewat operasi pasar. Itu dilakukan untuk stabilitas harga pangan dan bisa melalui warung TPID

Editor: Nicolaus Ade
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore