
MENJULANG: Seperti inilah bentuk menara air traffic controller (ATC) di Bandara Dhoho, Kediri. Pengoperasian bandara ini masih menunggu rekomendasi dari Kemenhub.
JawaPos.com – Persiapan Operasional Bandara Internasional Dhoho Kediri semakin dikebut. Terutama pada angkutan khusus bandara yang sudah disetujui pihak Kementerian Perhubungan. Ada dua perusahaan otobus (PO) siap untuk membuka trayek khusus ke Bandara Dhoho Kediri.
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengatakan, pihaknya telah melakukan diskusi dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (kemenhub). Dalam diskusi tersebut membahas perihal persiapan operasional moda transportasi khusus ke bandara.
“Akan ada dua armada yang menjadi angkutan bandara. Khusus melayani rute menuju bandara,” ujar Hanindhito Himawan Pramana dikutip Radar Kediri.
PO yang digunakan yakni Harapan Jaya dan Damri mereka menyiapkan rute khusus ke Bandara Dhoho Kediri. Tahap awal trayek ini akan dibuka dimulai dari Terminal Gayatri Tulungagung-Bandara Dhoho dan Terminal Anjuk Ladang Nganjuk-Bandara Dhoho.
Dhito menyampaikan bahwa Pemkab Kediri telah meminta pihak Kemenhub untuk membuka beberapa trayek lain di sekitaran Kediri. Namun, yang masih disetujui sampai Desember ini adalah dua trayek tersebut.
“Kami sempat meminta (rute, Red) dari Trenggalek tapi ternyata belum bisa. Memang harus step by step dulu,” ujarnya.
Dhito telah memastikan moda transportasi khusus bandara sudah siap. Dia mengatakan pemkab saat ini mengajak daerah yang ada di sekitar Kediri untuk membangun akses ke Bandara Dhoho.
Daerah Mataraman ini akan diajak untuk menyambut untuk pengoperasian proyek Bandara Dhoho ini.
Meskipun dampak dari Bandara Dhoho ini akan langsung diterima oleh Kabupaten Kediri. Menurut Dhito daerah sekitar dari Kediri akan juga merasakan dampak positif lainnya.
Dhito mengatakan daerah eks Karesidenan Kediri dan eks Karesidenan Madiun akan diajak untuk merespons dengan membangun akses untuk proyek tersebut.
Waktu terpisah, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Kediri Saleh Udin mengatakan ada enam daerah untuk rute angkutan khusus Bandara Dhoho. Yaitu dari Kabupaten Ponorogo, Madiun, Nganjuk, Tulungagung, Trenggalek, dan Blitar,
Dari enam daerah tersebut sudah dua rute yang sudah disetujui oleh pihak Kemenhub. Yakni Terminal Gayatri Tulungagung ke Bandara Dhoho dan ke Terminal Pare. Selanjutnya, dari Terminal Anjuk Ladang Nganjuk ke Bandara Dhoho.
“Rute ke Pare itu dibuka karena ada banyak pelajar di Kampung Inggris,” ujar Udin.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022