Sejumlah Alat Peraga Kampanye (APK) terpasang dalam kondisi semrawut di sejumlah sudut Kota Surabaya.
JawaPos.com - Alat peraga kampanye (APK) mulai memenuhi ruang publik sejak 28 November 2023, tepat saat dimulainya masa kampanye Pemilu 2024. Sayangnya, masih banyak APK yang dipasang sembarangan dan mengganggu estetika kota.
Kepala Satpol PP Surabaya M. Fikser mengatakan bahwa pencopotan Alat Peraga Kampanye (APK) masih menunggu rekomendasi dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Surabaya.
Sebab, hingga saat ini belum ada instruksi. Namun, pekan ini pihaknya akan bergerak.
“Masa kampanye yang sudah mulai dari 28 November, bukan kami Satpol PP di depan, tapi Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) dan Bawaslu. Kami belum dapat rekomendasi atau surat permohonan penertiban Bawaslu,” ujarnya,dikutip dari Radar Surabaya, Rabu (6/12).
Dia mengaku siap menindak pelanggar saat surat rekomendasi itu keluar. Targetnya Jumat (8/12) itu sudah berjalan.
Fikser memprioritaskan APK terpasang yang mengganggu keindahan kota.
"Tidak diperbolehkan dipasang di pohon-pohon, tiang listrik, fasilitas umum, dan lain-lain. Saya kira ini baru minggu pertama. Cara tindak di lapangan juga panwascam dan bawaslu, kami mem-backup,” tegasnya.
Penetapan Lokasi Pemasangan Alat Peraga Kampanye Pemilihan Umum Tahun 2024 di Wilayah Kota Surabaya, setidaknya ada 153 titik yang diperbolehkan.
Hal itu Berdasarkan Surat Keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya Nomor 614.1 Tahun 2023.
"Pemasangan ada dua kategori," ungkap Fikser.
Yaitu, di daerah milik jalan dan luar daerah milik jalan. Keduanya harus memenuhi syarat lagi yang diatur pada Pasal 6 Ayat 1 dan 2.
Aturan itu tertuang dalam SK Wali Kota Surabaya Nomor 58 Tahun 2002 tentang Perizinan Reklame di Surabaya.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
