Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 8 November 2023 | 18.57 WIB

Terungkap Penyebab Dua Minggu Air PDAM di Manukan Mampet

ILUSTRASI. Petugas PDAM memantau pompa reservoir. - Image

ILUSTRASI. Petugas PDAM memantau pompa reservoir.

JawaPos.com – Terhitung sudah dua minggu distribusi air PDAM di Kelurahan Manukan mampet. Air kadang mengalir, tapi lebih sering mati. Hal itu disebabkan kebocoran pipa PDAM imbas proyek perbaikan saluran air.

Sejumlah warga terdampak gangguan layanan air tersebut. Dewi Firdaus, misalnya. Sudah dua minggu warga Manukan Kulon itu numpang mandi di kosan milik temannya di daerah Lontar sebelum berangkat kerja.

Selain itu, keluarga Dewi terpaksa memasak dengan memakai air galon. Memang, PDAM Surya Sembada sudah mengirimkan bantuan air tangki. Namun, jam kedatangannya tak tentu. ”Itu pun harus sabar menunggu,” ujarnya.

Supiyah mengeluhkan hal yang sama. Warga Manukan Kulon itu terpaksa membeli dua galon air isi ulang setiap hari. Itu digunakan memasak. Untuk menghemat pemakaian air, dia dan keluarganya terpaksa mandi hanya sehari sekali. ”Namun, harus menunggu air tangki PDAM datang dulu,” ucapnya.

Sementara itu, Direktur Operasi PDAM Surya Sembada Surabaya Nanang Widyatmoko mengatakan, kebocoran pipa kerap terjadi ketika ada pembangunan drainase. Sebab, posisi pipa PDAM ada di tepi jalan dan di bawah tanah.

”Karena meskipun letaknya di pinggir, pipa itu tidak lurus. Ada yang posisinya bengkok. Jadi, memang kontraktor di lapangan harus kalem ketika menemukan pipa,” terangnya.

Apalagi, saat ini pembangunan drainase banyak berjalan di kawasan permukiman. Tingkat kebocoran pipa diprediksi lebih tinggi. Menurut dia, meskipun pipa tersier yang terdampak, ketika bocor bisa mengganggu distribusi 20–30 rumah.

Nanang mencatat ada pipa sekunder dan tersier yang sudah terkena proyek drainase. Pihaknya tidak berhenti untuk memperbaiki, tapi masalahnya kebocoran itu terjadi berulang. Karena itu, perbaikan dilakukan berkali-kali di jalur yang sama. ”Sehingga distribusi air terkesan mati terus,” jelasnya.

Gangguan distribusi air berdampak ke sejumlah kawasan. Mulai Manukan Tama, Manukan Lor, Manukan Karya, Manukan Rejo, Manukan Sari, Manukan Indah, hingga Manukan Tengah. Nanang memastikan PDAM sudah menerjunkan tim yang mendampingi pembangunan saluran air. Dengan begitu, permasalahan yang sama tidak terulang.

Nanang menambahkan, pihaknya juga berkoordinasi dengan kelurahan dan kecamatan. Sebab, pembangunan saluran air juga dikerjakan kelurahan dengan memakai dana kelurahan (dakel). ”Hal seperti ini sudah pernah terjadi di Lidah. Akhirnya, semua duduk bareng dan ketemu solusinya agar pekerjaan tidak mengenai pipa PDAM lagi,” ucapnya.

Sementara itu, Kabid Drainase Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Surabaya Windo Gusman Prasetyo menyatakan, kebocoran pipa kawasan Manukan itu di luar perkiraan. Sebab, sebelum pengerjaan, kontraktor sudah berkoordinasi bersama pihak yang memiliki utilitas di jalur tersebut.

Termasuk PDAM Surya Sembada Surabaya. ”Sebelum pengerjaan, pasti dilakukan test hole atau digali dan dicek dulu ada utilitas apa saja di sana. Setelah itu sama-sama dicek. Apakah utilitas yang ada akan dipindah atau saluran yang akan dibelokkan,” paparnya.

Melihat kondisi di lapangan, Windo mengatakan, opsi yang dipilih akhirnya membelokkan pipa PDAM. Itu mengakibatkan gangguan distribusi air. ”Memang yang terbaru ada saluran yang bersinggungan langsung dengan pipa PDAM. Jadi, pipanya yang harus digeser. Sedangkan saluran tidak bisa bila dipindah,” ujarnya. (ata/gal/c19/aph)

PENYEBAB PIPA PDAM BOCOR

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore