
Polrestabes Surabaya gelar rekonstruksi kasus kematian Dini Sera Afrianti di tangan Ronald Tannur. Rekonstruksi dilakukan di Lenmarc, Surabaya. (Dimas Nur/JawaPos.com)
JawaPos.com–Rekonstruksi Ronald Tannur di Lenmarc hingga pukul 13.55 masih terus berlangsung. Beberapa gerakan hingga membuat Dini Sera Afrianti meregang nyawa terkuak dari rekonstruksi itu.
Salah satunya adalah setelah Dini terseret lebih kurang 5 meter, Ronald Tannur justru bermain handphone. Dia berdiri dengan jarak sekitar 3 meter dari tubuh Dini.
Pantauan JawaPos.com, Ronald Tannur menghubungi seseorang melalui handphone. Ronald meletakkan Dini di belakang atau bagasi mobil Innova abu-abu.
Ronald Tannur ditetapkan sebagai tersangka pada Kamis (5/10). Atas kematian dari Dini Sera Afrianti, 27. Perempuan asal Tasikmalaya itu tewas setelah dianiaya kekasih yang dipacari 5 bulan itu di basemen Lenmarc Surabaya.
Sebelumnya, pukul 21.00, keduanya karaoke bersama lima kawannya di BlackHole Lenmarc pada 4 Oktober. Namun, ketika di lantai basemen, keduanya terlibat cekcok. Hingga berujung tewasnya Dini Sera Afrianti di Surabaya.
Ronald Tannur diketahui anak dari Edward Tannur, anak dari anggota DPR RI Fraksi PKB dapil NTT.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
