Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 6 Oktober 2023 | 23.48 WIB

Benar Anak Anggota DPR? Begini Respons Polrestabes Surabaya Soal Tersangka Pembunuh Perempuan Asal Tasikmalaya

Polrestabes Surabaya menghadirkan tersangka pembunuhan perempuan asal Tasikmalaya di Mapolrestabes Surabaya, pada Jumat (6/10). - Image

Polrestabes Surabaya menghadirkan tersangka pembunuhan perempuan asal Tasikmalaya di Mapolrestabes Surabaya, pada Jumat (6/10).

JawaPos.com–Polrestabes Surabaya untuk kali pertama menghadirkan Ronald Tannur (R) sebagai tersangka pembunuhan Andien atau Dini Sera (SR). R hanya tertunduk lemas dan tak banyak berbicara di Mapolrestabes Surabaya, pada Jumat (6/10).

Lantas, apa benar R adalah anak salah satu anggota DPR?

Kapolrestabes Surabaya Kombespol Pasma Royce mengatakan, saat ini, pihaknya fokus terhadap penanganan kasus terlebih dulu. Terkait anak DPR atau bukan, mantan Kapolres Metro Jakarta Barat itu mengaku akan mendalami kembali.

”Itu nanti dulu, kita akan dalami lagi, ya,” ujar Kapolrestabes Surabaya Kombespol Pasma Royce di Mapolrestabes Surabaya.

Pasma memastikan, seluruh pemeriksaan dan penyidikan terhadap kasus DS, perempuan asal Tasikmalaya, itu berlangsung transparan, adil, dan profesional. Dia menegaskan dalam penetapan tersangka R, pihaknya tidak mendapatkan tekanan atau intervensi dari manapun.

Polrestabes Surabaya akhirnya menetapkan Ronald Tannur (R) sebagai tersangka atas kematian Andien perempuan asal Sukabumi, Jawa Barat. Hal itu disampaikan Kapolrestabes Surabaya Kombespol Pasma Royce di Mapolrestabes Surabaya pada Jumat (6/10).

Pasma menuturkan, polisi menetapkan R sebagai tersangka pada 5 Oktober malam setelah semua proses penyelidikan hingga naik penyidikan selesai. R terbukti melanggar pasal 351 ayat 3 dan 359 KUHP.

”Kami menetapkan R ini setelah hasil otopsi juga keluar dari tim forensik bersama RSUD Soetomo Jawa Timur,” tutur Pasma saat konferensi pers di Mapolrestabes Surabaya pada Jumat (6/10).

R akan ditahan selama 20 hari ke depan di Mapolrestabes Surabaya. Hal itu untuk memenuhi pendalaman proses pemeriksaan sebelum berkas perkara masuk ke tahap berikutnya yakni di kejaksaan.

”Kami akan melakukan semua proses penyidikan secara transparan dan profesional. Tidak ada intervensi dari mana pun,” tambah Pasma, mantan Kapolres Metro Jakarta Barat itu kepada awak media.

Andien diduga tewas di tangan R, anak dari salah satu anggota DPR. Dimas Yemahura, kuasa hukum Andien, membeberkan kondisi terakhir almarhumah.

”Kondisi korban terakhir yang saya lihat adalah ada lebam dan luka. Di bagian paha, kaki, tangan, dada, kepala, dan juga perut,” ungkap Dimas Yemahura.

Sebelumnya, Dimas mengatakan, kekasih Dini Sera berinisial R adalah anak dari salah satu anggota DPR. ”Bukan dari Jawa Timur (ayah dari kekasih Dini),” kata Dimas saat dikonfirmasi.

Dini diduga tewas setelah dianiaya kekasihnya, R, di Blackhole KTV di Jalan Mayjen Jono Soewojo, Dukuh Pakis, Surabaya, Rabu (4/10).

”Rencananya, Dini Sera dimakamkan di Tasikmalaya, asal almarhumah,” ucap Dimas Yemahura.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore