
Ilustrasi pedagang beras
JawaPos.com–Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Perusahaan Daerah (PD) Pasar Surya gelar sosialisasi harga jual beras Bulog di lantai 3 kantor PD Pasar Surya. Sosialisasi tersebut diikuti 100 perwakilan pedagang pasar di seluruh Kota Surabaya.
PD Pasar Surya menghadirkan narasumber dari Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID). Di antaranya Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (BPSDA) Kota Surabaya Dewi Wahyu Wardani serta Pimpinan Cabang Bulog Surabaya Utara Mara Kamin Siregar.
Direktur Utama (Dirut) PD Pasar Surya Agus Priyo mengatakan, sosialisasi untuk memberikan imbauan kepada para pedagang untuk tidak menjual beras di atas harga eceran tertinggi (HET) sesuai ketentuan pemerintah. ”Selain itu, sosialisasi juga untuk memberikan imbauan larangan menjual beras tidak tepat sasaran,” kata Agus.
Agus berharap, pendistribusian beras kemasan 1 kilogram SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) yang disuplai Bulog bisa tersalurkan tepat sasaran.
”Jadi, pedagang kami imbau tidak boleh menjual beras (SPHP) tidak tepat sasaran atau menjual kepada pedagang yang lain,” ujar Agus Priyo.
Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (BPSDA) Kota Surabaya Dewi Wahyu Wardani menyampaikan, sosialisasi itu bagian dari upaya TPID mencegah penimbunan beras. Tak hanya mencegah penimbunan beras, sosialisasi juga untuk menekan laju inflasi di Kota Surabaya.
”Tadi dari kejaksaan dan kepolisian juga menjelaskan konsekuensi ketika ada pedagang yang melakukan penimbunan, jadi supaya pedagang tidak sampai melakukan itu,” tutur Dewi Wahyu Wardani.
Pimpinan Cabang Bulog Surabaya Utara Mara Kamin Siregar menjelaskan, beras SPHP di gudang Bulog saat ini ada di harga Rp 9.950. Sedangkan HET beras medium dari Bulog saat ini Rp 10.900 per kilogram.
Mara berharap, seluruh pedagang di Kota Surabaya tidak menyalahgunakan beras yang disuplai dari Bulog.
”Kita berharap teman-teman (pedagang) lebih amanah menjual beras itu sesuai dengan ketentuan HET. Karena masih banyak masyarakat yang membutuhkan beras medium Rp 10.900 itu terjangkau,” ujar Mara Kamin Siregar.
Sejauh ini, menurut Mara, ketersediaan beras Bulog masih cukup aman untuk memenuhi kebutuhan pasar. Bila ada pasar yang membutuhkan suplai beras, pihaknya akan berkoordinasi lebih lanjut dengan Pemkot Surabaya dan PD Pasar Surya terkait penyalurannya.
”Insya allah aman, kita akan berkoordinasi dengan dinas terkait. Mungkin ada tambahan untuk pasar binaan pemkot yang di luar pencatatan inflasi nanti kita tambah lagi, stok beras Bulog saat ini total kurang lebih ada 100.000 ton dan dipastikan aman hingga akhir tahun,” ucap Mara Kamin Siregar.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
