Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 18 September 2023 | 01.07 WIB

Pemkot Surabaya bersama Japan Initiative Evaluasi Program Permakanan

Pemkot Surabaya bersama Japan Initiative melibatkan peran serta masyarakat dalam upaya meningkatkan transparansi dan akuntabilitas program bantuan sosial permakanan. - Image

Pemkot Surabaya bersama Japan Initiative melibatkan peran serta masyarakat dalam upaya meningkatkan transparansi dan akuntabilitas program bantuan sosial permakanan.

JawaPos.com–Pemkot Surabaya bersama Japan Initiative melibatkan peran serta masyarakat dalam upaya meningkatkan transparansi dan akuntabilitas. Khususnya mengenai program bantuan sosial permakanan bagi lansia, penyandang cacat, dan yatim piatu, melalui program review. Yakni, melibatkan masyarakat untuk mengulas bantuan sosial dalam bentuk pemberian makanan siap saji kepada penyandang kesejahteraan sosial.

Pemkot Surabaya terus berupaya memperjuangkan hak-hak warga demi kesejahteraan bersama. Mulai dari memberikan pelayanan terbaik, melanjutkan program permakanan, berobat gratis, sekolah gratis, dan sebagainya.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang) Kota Surabaya Febrina Kusumawati mengatakan, maksud pelaksanaan kegiatan oleh Japan Initiative bersama Yayasan Tifa adalah untuk membantu Pemkot Surabaya melakukan evaluasi program permakanan. Kegiatan itu akan berlangsung pada 23 September.

”Sehingga ke depan pemerintah sudah memiliki gambaran sebelum melakukan perencanaan program di tahun-tahun yang akan datang. Dengan tujuan mengetahui besarnya pengaruh program tersebut terhadap masyarakat, serta kualitas gizi dalam makanan, dan ketepatan sasaran yang diberikan,” kata Febri sapaan lekat Febrina Kusumawati.

Febri menjelaskan, Japan Initiative mengapresiasi Pemkot Surabaya dalam pelaksanaan program permakanan bagi lansia, paca, dan yatim piatu. Program itu dianggap sangat baik karena memberikan yang terbaik bagi warga. Nantinya, pada pelaksanaan kegiatan dilakukan pembahasan secara mendalam bersama dengan warga di Kecamatan Sawahan, Lakarsantri, Gunung anyar, Pabean Cantian, dan Jambangan. Yakni kecamatan terpilih sebagai pilot project dalam uji coba program review di Kota Surabaya.

”Pembahasan akan melibatkan akademisi, serta administrator dari Bappeda Gresik dan Sidoarjo. Selanjutnya, berdasar hasil voting yang dihasilkan nanti menjadi suatu masukan khusus kepada pemerintah yang berkaitan dengan program permakanan,” jelas Febrina Kusumawati.

”Hasil evaluasi nanti berupa voting dari warga berkaitan dengan intervensi program permakanan. Tindak lanjut hasil evaluasi tersebut akan menjadi masukan bagi Pemkot Surabaya untuk dijadikan bahan dalam perencanaan ke depan,” tambah dia.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore