Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 10 September 2023 | 04.21 WIB

Hari Radio Ke-78, Wali Kota Eri Cahyadi dan Ketua TP PKK Surabaya Jadi Presenter Berita

Wali Kota Eri Cahyadi bersama Ketua TP PKK Kota Surabaya Rini Indriyani berkesempatan menjadi presenter berita di RRI pada peringatan Hari Radio Nasional, Sabtu (9/9). - Image

Wali Kota Eri Cahyadi bersama Ketua TP PKK Kota Surabaya Rini Indriyani berkesempatan menjadi presenter berita di RRI pada peringatan Hari Radio Nasional, Sabtu (9/9).

JawaPos.com–Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Surabaya Rini Indriyani berkesempatan menjadi presenter berita atau pembawa berita di Radio Republik Indonesia (RRI). Itu dalam rangka peringatan Hari Radio Nasional sekaligus perayaan HUT ke-78 RRI, Sabtu (9/9).

Keduanya membacakan berita pada program Info Prima yang disiarkan langsung pada 16.00-16.30 WIB dan mengudara di seluruh jejaring RRI Jawa Timur, serta dapat disaksikan langsung melalui kanal YouTube RRI Surabaya.

Dalam program Info Prima Spesial Hari Radio ke-78, selama 30 menit, Cak Eri dan Ning Rini terlihat lihai membacakan berita terkait informasi seputar Jawa Timur. Sebab, Cak Eri terhitung sudah tiga kali menjadi presenter berita, sedangkan Ning Rini tercatat dua kali menjadi pembawa berita di radio.

”Alhamdulillah kalau saya sudah yang ketiga kali dan perasaannya sudah semakin terbiasa. Tapi yang membuat saya terkejut dengan RRI ini ternyata sekarang sudah pakai monitor untuk membacakan berita. Berita lengkapnya sudah ada juga tinggal kita lihat di monitor lain. Luar biasa ini,” kata Wali Kota Eri seusai menjadi presenter berita.

Wali Kota Eri menyampaikan terima kasih kepada RRI karena selama ini sudah membantu Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyampaikan dan menginformasikan berbagai program yang telah dilakukan kepada masyarakat. Salah satunya yang selama ini menjadi fokus pemkot adalah stunting yang penanganannya begitu dahsyat di Kota Surabaya. Terbukti dengan adanya penurunan angka stunting dari 28,9 persen menjadi 4,8 persen, terendah se-Indonesia.

Meski begitu, dia mengaku ke depan masih ada banyak hal yang bisa disinergikan. Salah satunya adalah Surabaya menuju zero stunting akhir Desember. Wali Kota menargetkan angka kemiskinan terus turun dari yang awalnya 4 persen pada 2022, menjadi 2 persen di akhir 2023.

Sementara itu, Ketua TP PKK Surabaya Rini Indriyani Eri Cahyadi yang sudah kedua kali menjadi presenter berita di radio masih mengaku grogi. Semakin grogi ketika menjadi presenter bersama-sama dengan Wali Kota Eri.

”Biasanya kalau sendirian itu lebih PD (percaya diri), tapi kalau sama Mas Eri jadi grogi saya ini,” tutur Rini.

Rini juga menyampaikan terima kasih kepada RRI karena selama ini sudah membantu Bunda PAUD Surabaya dan TP PKK Surabaya dalam menyampaikan berbagai program. Dia mengakui saat ini, Bunda PAUD Surabaya tengah gencar melakukan sosialisasi transisi PAUD ke SD yang menyenangkan.

”Di sini, kami memberikan kesempatan kepada Bunda PAUD di seluruh kecamatan, di 31 kecamatan se-Surabaya untuk bisa mengajak semua orang tua PAUD untuk bersama-sama berupaya supaya ketika anak-anaknya masuk ke SD bisa menyenangkan, bukan lagi menakutkan. Ini sangat penting bagi anak-anak kita,” terang Rini.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore