
Muhammad Qodad Afalul Kirom, seorang ayah tersangka pembunuhan terhadap putri kandungnya bernama Azzahra Khairunnisa, 9.
JawaPos.com - Seorang ayah di Gresik, Muhammad Qodad Afalul Kirom alias Affan, tega membunuh putri kandungnya, Azzahra Khairunnisa, 9. Siswa kelas 2 SD itu ditemukan tewas di dalam kamar rumah kontrakan Dusun Plampang RT 17 RW 03, Desa Putat Lor, Kecamatan Menganti.
Informasi yang dihimpun Radar Gresik (Jawa Pos Group), diduga tersangka mengalami gangguan jiwa setelah anggota kepolisian melakukan penggeledahan di TKP rumah kontrakan tersangka. Polisi menemukan surat berobat rutin ke Rumah Sakit Jiwa di Menur Surabaya. Diketahui korban tinggal bersama di rumah kontrakan tersangka sejak Jumat (21/4) sampai dengan kejadian pembunuhan.
Saat diwawancarai di Mapolres Gresik terkait motif membunuh putri kandungnya sendiri, tersangka beralasan perbuatan yang dilakukannya ingin putrinya bisa masuk surga. “Kalau anak-anak kan belum punya dosa, jadi bisa masuk surga,” ujarnya, Sabtu (29/4).
Saat ditanya apakah menyesali perbuatannya, Affan tidak merasa menyesal atas perbuatan yang telah dilakukannya itu. Menurutnya, perbuatan yang dia lakukan itu berasal dari ilmu yang dipelajari kepada semua orang. “Tidak ada menyesal,” ucapnya singkat.
Affan juga mengungkapkan perbuatan yang sadis itu dilakukan karena desakan perekonomian. Dia merasa ekonominya tidak cukup menghidupi putrinya lantaran gaji yang dihasilkan dari pekerjaannya di bidang tekstil hanya sekitar Rp 300 ribuan.
"Anak saya itu ikut kakak saya, sudah hampir setahun,” ucapnya.
Sementara itu, Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom melalui Wakapolres Gresik Kompol Erika Purwana Putra menuturkan, tersangka setelah melakukan pembunuhan sempat kabur. Tersangka akhirnya menyerahkan diri ke Polsek Tandes, Polrestabes Surabaya.
“Terus, dari situlah kami langsung komunikasi dengan Polrestabes untuk kita ambil karena kejadiannya di wilayah hukum Polres Gresik,” tuturnya.
Affan yang tinggal berdua bersama putrinya, Azzahra, membunuhnya dengan cara ditusuk menggunakan pisau dapur sekitar pukul 04.30 WIB. Korban langsung tewas dengan sejumlah tusukan.
“Ditemukan sebanyak 24 luka tusukan pada tubuh korban. Semua tusukan di bagian punggung. Tiga di antaranya tembus bagian dada dan mengenai jantung," ucap Kompol Erika.

Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Haiti: Danilo Ingin Selecao Kuasai Permainan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Jadwal Moto3 Ceko 2026! Veda Ega Pratama P14 dan Langsung Lolos Q2
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
