Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 9 Februari 2023 | 00.43 WIB

Ramadan Makin Dekat, Jumlah Peziarah ke Gresik Meningkat

BARU PERTAMA: Tradisi malam selawe di kompleks makam Sunan Giri biasanya dijubeli pengunjung. Namun, karena masa pandemi Covid-19, Pemkab Gresik tahun ini terpaksa menutup akses ke kawasan tersebut. (Laudry Prayoga/Jawa Pos) - Image

BARU PERTAMA: Tradisi malam selawe di kompleks makam Sunan Giri biasanya dijubeli pengunjung. Namun, karena masa pandemi Covid-19, Pemkab Gresik tahun ini terpaksa menutup akses ke kawasan tersebut. (Laudry Prayoga/Jawa Pos)

JawaPos.com- Bulan suci Ramadan sebentar lagi. Jumlah peziarah ke makam Sunan Giri dan Maulana Malik Ibrahim Gresik mulai meningkat. Memang, itu sudah menjadi tradisi. Ketika menjelang puasa, kunjungan ke wisata religi di Gresik melonjak.

Ketika memasuki bulan Rajab, banyak warga dari berbagai kota hingga provinsi berdatangan ke Gresik. Baik menggunakan kendaraan pribadi maupun transportasi massal. Namun, saat ini kunjungan wisata religi itu baru ramai pada akhir pekan.

Kepala Yayasan Makam Sunan Giri Izzuddin Shidiq menyatakan, dari tahun ke tahun, sejak memasuki bulan Rajab, para peziarah mulai berdatangan. Nanti puncaknya minggu terakhir sebelum puasa. ’’Saat puasa itu sepi, nanti ramai lagi saat malam selawe,” ucapnya.

Menurut dia, pada akhir pekan di bulan ini, setidaknya ada 5–10 ribu peziarah. Nanti, semakin mendekati bulan puasa, jumlah peziarah bisa mencapai 15–20 ribu orang. ’’Banyak yang dari luar kota hingga luar provinsi,’’ imbuhnya.

Perlu diketahui, aktivitas ziarah di kompleks makam Sunan Giri sejak akhir pekan kemarin terlihat cukup padat. Pendapa yang berkapasitas 1.500 orang tersebut penuh. Tak ayal, banyak peziarah yang mencari tempat kosong lain untuk me-lantunkan ayat-ayat suci Alquran.

Melonjaknya peziarah itu tidak terlepas dari pengaruh pandemi lalu. Selama pandemi, para peziarah memang tidak berlama-lama di lokasi. Begitu doa selesai, mereka langsung bergeser pulang. ’’Pada akhir pekan kemarin, banyak yang datang. Ada yang dari luar pulau,’’ kata Izzuddin.

Tahun ini budaya ziarah makam wali menjelang bulan puasa ini akan kembali seperti biasa. Tidak ada pembatasan seperti saat pandemi Covid-19. Bahkan, saat malam 25 Ramadan nanti, tradisi malam selawe juga akan dise-lenggarakan. ’’Mulai tahun lalu, malam selawe sudah dibuka lagi,” terang Izzuddin.

Editor: M Sholahuddin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore