Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 29 Desember 2022 | 04.51 WIB

Cuaca Ekstrem Gresik Picu Jembatan Ambrol dan Banjir Bandang

Ilustrasi cuaca ekstrem. Dok JawaPos - Image

Ilustrasi cuaca ekstrem. Dok JawaPos

JawaPos.com–Cuaca ekstrem mengakibatkan sejumlah infrastruktur dan jalur utama di Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, ambrol. Rabu (28/12), jembatan penghubung antara Desa Gunungteguh dengan Patarselamat di Kecamatan Sangkapura dikabarkan ambrol. Jembatan itu menjadi salah satu infrastruktur yang rusak.

”Akses warga dari dua desa itu sekarang lumpuh total, karena jembatan ambrol,” tutur Kepala Desa Gunungteguh Abdul Haris saat dihubungi.

Ambrolnya jembatan itu berawal dari hujan yang turun deras pada Selasa (27/12) pukul 01.00 WIB. Tingginya curah hujan membuat sungai di perbatasan dua desa itu meluap. Derasnya arus mengakibatkan jembatan terputus.

”Tentu ini menjadi bagian ujian dan cobaan bagi kami. Kami berharap ada langkah taktis dan cepat dari pemerintah untuk penanganan hal tersebut,” terang Abdul Haris.

Sementara itu, sejumlah dusun di berbagai desa di Pulau Bawean banjir bandang. Di antaranya Dusun Dayabata, Desa Sawahmulya; hingga ke Desa Kotakusuma dan Alun-alun Sangkapura.

”Paling parah di Dusun Bengkosobung, Desa Kotakusuma; ketinggian air ukuran dada orang dewasa masuk rumah warga,” papar Abdul Haris.

Dia menyebut, akses jalan poros desa itu masuk ke salah satu dusun di desa setempat. Sehingga warga tidak bisa beraktivitas. Bahkan, di Dusun Sungai Raya, air setinggi kaki orang dewasa masuk ke permukiman rumah warga. Beberapa warga yang berada di dataran rendah itu, menyelamatkan barang berharga imbas banjir bandang.

”Karena hujan deras dan tidak berhenti seharian itu. Air dari pegunungan, sungai di Desa Lebak juga tidak mampu menampung kiriman air dari wilayah gunung. Beberapa jalan lingkungan rusak akibat hantaman air,” papar Abdul Haris.

Banjir bandang juga terjadi di wilayah Kecamatan Tambak di Desa Telukjatidawang. Banjir datang saat malam hari. Jembatan penghubung empat dusun sebelumnya telah putus.

”Hujan tidak henti-hentinya, jembatan penghubung Dusun Dusun Sumber Lanas, Padang Jambu, Batu Lintang, dan Gunung Durin putus kemarin, setelah maghrib,” ujar Kades Telukjatidawang Fahrur Rozi.

Sejak malam hingga dini hari, lanjut Fahrur, area desa setempat mengalami banjir bandang. Debit air besar mengalir ke beberapa rumah warga.

”Ada sekitar 10 rumah terdampak, hujan tidak berhenti dan semakin besar. Saat ini air sudah surut, tapi masih hujan cuma gerimis disertai angin kencang,” ucap Fahrur Rozi.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore