Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 18 Desember 2022 | 00.03 WIB

Malam Penganugerahan bagi Pelajar Berdedikasi Jawa Timur

HAT-TRICK: Plt Kepala Pusat Prestasi Nasional Asep Sukmayadi (kiri) menyerahkan piala juara umum Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2022 dan piagam juara umum Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) 2022 kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa - Image

HAT-TRICK: Plt Kepala Pusat Prestasi Nasional Asep Sukmayadi (kiri) menyerahkan piala juara umum Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2022 dan piagam juara umum Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) 2022 kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

JawaPos.com - Pandemi memberi kesempatan pada banyak hal. Termasuk transformasi dalam bidang pendidikan. Adaptasi kondisi pandemi dan akselerasi kemajuan teknologi berhasil dilakukan seluruh elemen pendidikan di Jawa Timur. Terbukti, para pelajar Jawa Timur mampu mengejar learning loss dan berkomitmen meningkatkan minat belajar serta menggali potensi.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Pendidikan Jatim pun memberikan apresiasi kepada sekolah dan siswa dalam ajang SMA Awards 2022. Kompetisi yang sudah bergulir selama empat tahun itu memberikan penghargaan atas kerja keras lembaga pendidikan dan semangat siswa. Terutama dalam melahirkan berbagai inovasi dan prestasi, baik akademik maupun nonakademik.

Untuk tahun ini, penganugerahan SMA Awards berlangsung pada Jumat (16/12) malam di Hotel Shangri-La, Surabaya. Gubernur Khofifah Indar Parawansa menarik tuas pintu gapura Tut Wuri Handayani secara simbolis sebagai tanda dimulainya malam penganugerahan SMA Awards sekaligus era new normal. Di mana kecepatan mutlak dilakukan insan pendidikan Jatim.

SMA Awards 2022 diikuti seluruh sekolah negeri dan swasta dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur. Sebanyak 17.304 peserta mengikuti 35 kategori lomba. Pendaftaran dilakukan sejak Agustus. Dilanjutkan dengan proses seleksi, pelaksanaan lomba cabor, dan babak final. Pemenang diapresiasi dengan total hadiah ratusan juta rupiah, piala gubernur, dan sertifikat.

’’Kategorisasi seperti ini dan awarding yang begitu spesifik menunjukkan bahwa dunia ini semakin spesifik, tidak lagi generalis. Apa yang sedang dilakukan kepala dinas pendidikan dan tim dewan juri adalah kerja menyiapkan masa depan dengan spesifikasi peran yang makin dibutuhkan,’’ ungkap Khofifah.

Beberapa penghargaan khusus diberikan pada SMA Awards 2022. Di antaranya, Honored Person in the Top Standard of Education in East Java. Penghargaan itu ditujukan bagi insan pendidikan yang konsisten mengembangkan pendidikan sekaligus mencetak para siswa berprestasi. Keduanya adalah Kepala SMAN 3 Malang Asri Widiapsari MPd dan Kepala SMAN 5 (2012–2022) Sri Widiati SPd MM.

Penghargaan terbaru, most excited, diberikan kepada dinas pendidikan daerah yang mengirimkan paling banyak peserta. Kategori tersebut dimenangkan Dinas Pendidikan Kota Surabaya dan Kabupaten Sidoarjo dengan total peserta 3.248 siswa. Ada pula penghargaan bagi sekolah impresif dan sekolah inspiratif.

Photo

TERBAIK: Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (tengah) didampingi Kepala Dinas Pendidikan Wahid Wahyudi (kiri) memberikan penghargaan juara umum kepada Kepala SMAN 15 Surabaya Johanes Mardijono (kanan). (ANDRIANSYAH POETRA/JAWA POSANDRIANSYAH POETRA/JAWA POS)

Khofifah mengajak seluruh elemen bersama membangun kekuatan Jawa Timur. Sektor pendidikan harus bersinergi dengan industri, digital IT, dan sektor budaya, dengan nuansa membangun perdamaian. ’’Maka, ini akan jadi satu kekuatan besar bagaimana Indonesia bisa menangkap potensi peradaban dunia yang dimulai dari Jawa Timur. Dengan kekuatan yang kita miliki dan bergandeng tangan,’’ kata Khofifah.

Apresiasi terhadap insan pendidikan di Jatim juga diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Wahid Wahyudi. Dia mengacungkan jempol bagi pelajar SMA Jawa Timur. ’’Semua kejuaraan di tingkat nasional di tingkat SMA, juara umumnya adalah Jawa Timur,’’ kata Wahid.

Kondisi pendidikan di Jawa Timur sangat dinamis dengan semangat para pengajarnya. Dengan demikian, siswa dapat mengikuti KBM dengan baik dan perkembangan teknologi yang begitu cepat.

’’SMA Awards ini merupakan wadah pengembangan kapasitas dan kreativitas siswa. Tahun ini ada 35 kategori yang diikuti 17.304 siswa. Kami juga memberikan penghargaan khusus untuk sekolah juara umum, most excited, SMA double track, sekolah inspiratif, dan sekolah impresif,’’ terang Wahid.

Plt Direktorat SMA Ditjen PAUD Dikdasmen Kemendikbudristek Winner Jihad Akbar juga mengapresiasi pendidikan di Jawa Timur. Menurut dia, Jatim telah banyak berinovasi. Berbagai program dan kegiatan ditelurkan untuk mewadahi peserta didik dalam mengembangkan potensi di berbagai bidang. Program dan kegiatan inovatif tersebut pula yang membawa Jatim dikenal berprestasi di tingkat nasional.

’’Kemendikbudristek mendukung usaha Jatim untuk terus mencetak generasi emas yang memiliki kelebihan dan kompetensi akademik maupun nonakademik. Jadikan SMA Awards sebagai ajang untuk mengembangkan diri dan berkreasi dengan mengedepankan karakter, adab, etika, akhlak, dan kepatuhan aturan. Tidak sekadar mengalahkan rekan,’’ ungkap Winner.

Dalam momen awarding night SMA Awards 2022, penyanyi kawakan Vina Panduwinata, Tri Utami, dan komposer Purwacaraka membawakan lagu Satria Indonesia. Di tengah lagu itu, para tamu mengibarkan bendera Merah Putih yang sudah disiapkan di atas meja. Para peserta SMA Awards juga menampilkan skill mereka seperti musik, tari-tarian, karya busana, dan modeling.

Photo

DIVA LEGENDA: Guest Star Trie Utami (kiri) dan Vina Panduwinata memeriahkan panggung dengan duet dan menyanyikan lagu Satria Indonesia. (ANDRIANSYAH POETRA/JAWA POS)

Bahkan, kostum yang dikenakan Vina merupakan karya siswa SMAN 1 Saradan. Pada lagu Aku Melangkah, Surat Cinta, dan Aku Makin Cinta, dia diiringi band SMAN 2 Surabaya dan orkestra SMA NU 1 Gresik. Begitu pula dengan penampilan Trie Utami dalam lagu Mendung Tanpo Udan, Ojok Dibandingke, dan Kartonyono Medot Janji.

Khofifah mengapresiasi kemampuan para figur pelajar Jawa Timur. ’’Kita butuh figur yang bisa mem-promote produk, yang mungkin orang tidak berpikir sebelumnya bahwa anak SMA bisa melahirkan desain spektakuler,’’ ujarnya.

Jawa Timur Kembali Juara Umum OSN
Catatan perolehan prestasi pelajar Jawa Timur juga ditorehkan dalam kompetisi tingkat nasional. Keberhasilan para siswa-siswi meraih juara dalam Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2022 membawa Provinsi Jawa Timur kembali meraih predikat juara umum. Predikat itu bukan yang pertama. Jawa Timur sudah tiga kali berturut-turut menjadi juara umum dalam kompetisi bergengsi itu.

OSN diselenggarakan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas). Kompetisi jenjang SD dan SMP berlangsung 1–7 Agustus. Sementara itu, kompetisi jenjang SMA/MA dilangsungkan 3–7 Oktober.

Pada Jumat (16/12) malam, Plt Kepala Pusat Prestasi Nasional Asep Sukmayadi memberikan piala juara umum OSN kepada Gubernur Khofifah. Piala itu kemudian diteruskan kepada Kepala Dinas Pendidikan Jatim Wahid Wahyudi. Jawa Timur juga menerima piagam penghargaan juara umum Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) 2022.

Dari rekapitulasi perolehan medali seluruh jenjang SD, SMP, SMA/MA, dan SILN, Provinsi Jawa Timur berhasil kembali meraih juara umum OSN. Jawa Timur memborong 75 medali dengan perincian 15 medali emas, 28 medali perak, dan 32 medali perunggu. Posisi kedua diraih Provinsi Banten dengan perolehan 34 medali, yakni 13 medali, 10 medali perak, dan 11 medali perunggu.

Disusul Jawa Barat pada posisi ketiga dengan 50 medali, dengan 12 medali emas, 16 medali perak, dan 22 medali perunggu. Posisi keempat ditempati DKI Jakarta dengan 60 medali yang terdiri atas 10 medali emas, 21 medali perak, dan 29 medali perunggu. Di posisi kelima, Sumatera Utara mendapatkan 19 medali, dengan perincian 6 medali emas, 6 medali perak, dan 7 medali perunggu.

Kepada seluruh pelajar, Khofifah memberikan pesan untuk terus berperan dalam membangun negeri lewat kekuatan harmonisasi. Kelak, setinggi apa pun gelar yang ingin diraih, sejauh apa pun pendidikan dikejar, dan di mana pun pekerjaan yang dilakoni, Khofifah mengingatkan generasi muda untuk tetap mencintai negeri ini.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wahid Wahyudi menyebutkan, para siswa memperebutkan medali untuk sembilan bidang lomba di jenjang SMA/MA. Mulai matematika, fisika, kimia, biologi, informatika/komputer, astronomi, ekonomi, kebumian, hingga geografi.

’’OSN ini menjadi wadah pembinaan bagi siswa. Alhamdulillah, Jatim di bawah pimpinan Gubernur Khofifah sukses mempertahankan juara umum tiga tahun berturut-turut. Ini tentu menjadi kebanggaan bagi dunia pendidikan Jawa Timur,’’ terang Wahid.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore