
BERKURANG DRASTIS: Suasana Terminal Tambak Osowilangun kemarin (21/5). Bus-bus AKAP maupun AKDP tak terlihat. Jumlah angkot yang beroperasi menurun jauh. (Riana Setiawan/Jawa Pos)
JawaPos.com- Tidak mudah menertibkan penumpang agar mau naik bus di dalam terminal. Di Terminal Tambak Osowilangon (TOW), para penumpang masih terlihat menunggu bus di perbatasan Surabaya–Gresik karena naik bus di depan terminal dilarang.
Kepala Unit Terminal TOW Imam Hidayat menyatakan, berbagai upaya sudah dilakukan agar para penumpang mau masuk ke dalam terminal. Namun, faktanya mengubah kebiasaan masyarakat memang bukan hal yang mudah.
’’Pengaturan armada (bus, Red) lebih mudah. Kami komunikasi lewat asosiasi dan PO (perusahaan otobus). Juga, bekerja sama dengan pihak kepolisian,’’ paparnya.
Namun, penumpang tidak bisa dipaksa masuk ke dalam terminal. Petugas hanya bisa memberikan imbauan dan sosialisasi. Baik secara lisan maupun tulisan. ’’Karena itu hak mereka walaupun sebetulnya melanggar aturan. Tetapi, kami kan tidak bisa menertibkan penumpang. Yang bisa ditertibkan ya armadanya,’’ kata Imam.
Agar penumpang mau masuk ke dalam terminal, Imam mencoba membuat jalur khusus untuk angkot. Jalur tersebut hanya untuk menurunkan penumpang yang naik angkot. Khususnya yang berasal dari wilayah Gresik.
Sebab, mayoritas yang menunggu bus di perbatasan adalah warga Gresik. Mereka yang hendak ke Lamongan, Bojonegoro, atau Tuban lebih memilih menunggu di perbatasan daripada harus jauh-jauh ke terminal.
Jika sudah berjalan, jalur khusus penumpang angkot tersebut akan disambungkan dengan gedung utama Terminal TOW. Jadi, penumpang langsung turun ke tempat pemberangkatan bus. ’’Ke depan, rencananya juga mau kami pakai buat feeder. Jadi, angkot-angkot ini nanti yang menjemput atau membawa penumpang ke terminal,’’ terangnya.
Imam berharap jalur pemberhentian khusus angkot tersebut bisa menjadi alternatif agar para penumpang mau masuk ke dalam terminal. Dengan demikian, Terminal TOW bisa hidup dan ramai kembali. ’’Kami terus berupaya bagaimana agar terminal ini beroperasi dengan optimal,’’ jelas mantan kepala unit Terminal Purabaya itu.

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Tak Singgung Pengunduran Diri, Ini 6 Poin Pernyataan Jampidsus Febrie Adriansyah Usai Rumahnya Digeledah Polisi
Prediksi Skor Prancis vs Maroko: Bandar Taruhan Klaim Les Bleus Menang 90 Menit, Opta Beri Peluang Pasti 60,9 Persen
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
