Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 15 Agustus 2022 | 20.50 WIB

Pengerjaan Plengsengan Sungai di Jalan Arif Rahman Hakim Terlambat

Photo - Image

Photo

JawaPos.com- Pengerjaan perbaikan plengsengan sungai di Jalan Arif Rahman Hakim, Surabaya, sempat mundur satu hari. Hal itu disebabkan keterlambatan datangnya alat berat. Khususnya crane pemasang pancang corrugated concrete sheet pile (CCSP) beton. Meski begitu, penggalian tanah telah dimulai kemarin (14/8).

Dari pantauan Jawa Pos, penggalian fondasi CCSP beton itu menggunakan satu backhoe dengan titik pengerjaan dimulai di depan RS Onkologi Jalan Arif Rahman Hakim.

Menurut Wisesa, pelaksana I pengerjaan tanggul sungai, hari pertama pengerjaan fokus pada penggalian sisi bahu jalan. Pihaknya berlomba dengan waktu dan cuaca karena pengerjaan dilakukan siang. ’’Sementara sampai 80 meter kurang lebih. Jika malam cerah, pengerjaan dilanjutkan lagi,’’ katanya di lokasi proyek.

Dia menambahkan, bahu jalan itu digali sebagai lokasi penempatan CCSP beton. Sekadar informasi, CCSP beton merupakan salah satu jenis dinding penahan pada kontur tanah yang bergerak. Seperti di kawasan sungai sepanjang Jalan Kedung Cowek, baik mengarah ke Madura maupun menuju Surabaya. CCSP yang dipasang nanti setinggi 15 meter dengan ketebalan 60 sentimeter.

’’CCSP beton ini yang modelnya W. Nanti dipasang capping atau bekisting juga,’’ ujarnya. CCSP beton bakal dipasang setelah dua alat berat datang. Sebab, tanpa bantuan alat berat, perbaikan kurang maksimal. ’’Kurang lebih ada 300 CCSP nanti. Itu sudah sesuai dengan panjang plengsengan yang diperbaiki,’’ lanjutnya.

Sementara itu, Kabid Jalan dan Jembatan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya Adi Gunita menyebutkan, mundurnya pengerjaan disebabkan keterlambatan datangnya dua alat berat. Menurut dia, ada alat diesel hammer untuk memasang CCSP beton dan crane pengangkat CCSP. Jika alat besar tersebut tiba, Jalan Arif Rahman Hakim ditutup sementara waktu untuk mempermudah manuver alat berat. ’’Skema rekayasa lalu lintas bakal diterapkan. Jadi, mohon kerja samanya,’’ ujarnya.

Sembari menunggu datangnya dua alat tersebut, Jalan Arif Rahman Hakim dapat dilewati dengan sistem buka tutup.

Meski begitu, Adi memastikan dua alat berat tersebut bisa datang lebih cepat. Dengan begitu, pemasangan CCSP sisi timur pada tahap I bisa segera tuntas. ’’Paling tidak dalam dua hari, galian rampung. Alat dan CCSP segera datang sehingga pemancangan bisa dilakukan,’’ jelasnya.

Adi memastikan, aktivitas sekolah dan perekonomian tetap bisa berjalan. Khusus sekolah, dropping siswa, guru, dan staf dapat dilakukan di sebelah barat pusat perbelanjaan atau Jalan Keputih yang mengarah ke ITS.

Dia mengimbau masyarakat memperhatikan jalan alternatif selama beraktivitas serta melewati jalur rekayasa yang sudah dibuat dinas perhubungan dan kepolisian. ’’Ada akses Jalan Ahmad Dahlan dan Keputih Tegal yang bisa dimanfaatkan,’’ jelasnya.

Editor: M Sholahuddin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore