
Photo
JawaPos.com- Sempat tutup saat pandemi, layanan pengobatan tradisional (batra) di puskesmas Surabaya kini kembali buka. Salah satunya adalah layanan akupunktur. Mulai banyak peminatnya. Mereka menjalani terapi dengan berbagai tujuan. Mulai penyembuhan penyakit hingga menurunkan berat badan (BB).
Dibukanya kembali layanan tersebut membuat warga antusias. Misalnya, yang terjadi di Puskesmas Wonokromo. Sejak bulan lalu, layanan akupunktur ini mulai ramai. Bahkan, selama Juni ini, sudah ada 30 pasien yang menjalani terapi akupunktur.
Penanggung Jawab Poli Batra Syafiqah Dafa mengungkapkan, pasien berobat dengan beragam keluhan. Misalnya, sakit punggung, asam urat, hingga obesitas. Durasi akupunktur memang tidak lama. Hanya 15 menit. Untuk menikmati layanan tersebut, warga cukup membayar Rp 20 ribu. Nah, yang kali pertama menjalani akupunktur harus dirujuk ke poli umum dulu. Tujuannya adalah mendapat rujukan. Termasuk diagnosis yang dialami pasien. ”Yang kedua bisa langsung ke poli batra,” katanya.
Perempuan yang akrab disapa Fiqa itu menjelaskan, frekuensi aliran listrik yang digunakan menyesuaikan kondisi pasien. Untuk meredakan nyeri, frekuensi yang dipakai cukup tinggi. Yakni, 60–100 Hz. Yang sifatnya menguatkan cukup di tegangan 10–30 Hz.
Bagian yang diakupunktur juga berbeda-beda. Bergantung penyakitnya. Fiqa menyampaikan, untuk diet, bagian yang diakupunktur adalah perut, telinga, tangan, dan kaki. Poli batra juga melayani pijat bayi, wajah, hingga konsultasi herbal.
Nurul Huda, salah seorang pasien akupunktur, merasa kondisinya cukup enak setelah menjalani akupunktur. Bahunya yang kaku akhirnya lumayan ringan. Dia mengungkapkan, terapi akupunktur ini adalah yang kali pertama. ”Pas dialiri listrik, rasanya seperti dipijat,” ucapnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
