
Photo
JawaPos.com- Ritual pernikahan manusia dengan seekor kambing betina di Desa Jogodalu, Kecamatan Benjeng, Gresik, masih terus menggelinding. Meski pelaku berdalih hanya untuk konten medsos, namun sejumlah Ormas Islam menilai dampaknya tetap dapat menimbulkan keresahan masyarakat.
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Gresik KH Mansoer Shodiq mengatakan, pihaknya menyesalkan kegiatan yang terjadi di Kecamatan Benjeng tersebut. "Kami jelas mengecam kegiatan seperti itu, yang menggunakan norma-norma agama," ujarnya, Selasa (7/6).
Sejak video pernikahan menyimpang itu beredar luas, lanjut Mansur, pihaknya sudah mengutus MUI Kecamatan Benjeng untuk cepat mengklarifikasi. Termasuk memberikan pembinaan kepada pihak-pihak yang terlibat. "Alhamdulillah, seluruh pihak bersangkutan sudah meminta maaf dan tidak akan mengulangi lagi perbuatan tersebut," tuturnya.
Mansoer juga mengimbau masyarakat agar tidak menyinggung unsur suku, agama, ras dan antar golongan (SARA) untuk hal yang tidak mendidik. Apalagi, berupaya mencari sensasi dengan maksud ingin dikenal publik melalui konten mesos. "Karena itu sangat sensitif sekali. Dampaknya bisa merugikan banyak pihak," tuturnya.
Sementara itu, Sekretaris PC Nahdlatul Ulama (PCNU) Gresik M. Syifa'ul Fuad mengungkapkan, dalam video yang sudah beredar terlihat layaknya pernikahan secara normal. Juga, terucap ijab qabul. "Kalau untuk kepentingan konten medsos, harap cepat dihapus. Jika terlanjur viral, orientasinya akan mengandung faham dan sebuah ajaran tertentu. Karena itu, Kemenag harus turun tangan melakukan pembinaan," ujarnya.
Pernyataan senada disampaikan Ketua Pengurus Daerah (PD) Muhammadiyah Gresik Mohammad In'am. Dia menyatakan, ritual pernikahan antara manusia dengan kambing sangat tidak lazim. Sudah di luar nalar akal sehat. Menurut In’am, ritual itu merupakan bentuk penyimpangan yang harus segera ditindaklanjuti oleh pihak terkait.
"Kemenag harus turun tangan. Termasuk meminta pelaku atau pihak-pihak yang terlibat agar segera bertaubat," tandasnya.
Sebelumnya, pada Senin (6/6), Ketua Sanggar Cipta Alam (SCA) Arif Saifullah telah menyampaikan permohonan maaf. Pihaknya menyampaikan klarifikasi terkait video ritual pernikahan manusia dengan kambing yang berdampak meresahkan tersebut. "Tidak ada maksud untuk menyinggung atau menistakan agama manapun. Karena dibuat hanya untuk hiburan," jelasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Thailand vs Vietnam Leg 1 Final Piala AFF 2026: Gajah Perang Terlalu Perkasa di Rajama
Jadi Tersangka, Ini Kronologi Penipuan yang Dilakukan Ruben Onsu
Ruben Onsu Jadi Tersangka, Begini Reaksi Pengacara Minola Sebayang
Prediksi Skor Marseille vs Strasbourg: Rekor 15 Laga Jadi Modal Les Phoceens
Respons Tantangan Wagub Kalbar, Gubernur Jabar KDM: Mohon Maaf, Tak Maksud Membandingkan
Pemerintah Bakal Menata Guru, PGRI Sebut Ada Harapan Baru bagi Pendidikan Indonesia
Ruben Onsu Ditetapkan Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan, Dipanggil Minggu Depan
Prediksi Skor Ipswich vs Sunderland: The Black Cats Berpeluang Curi Poin di Portman Road
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Ribuan Ojol Hadiri Kopdar Kebangsaan Jaga Jakarta, Ada Perpanjangan SIM Gratis
