
Photo
JawaPos.com- Prof Akh. Muzakki resmi dilantik Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai rektor Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya, di Jakarta, Senin (6/6). Guru besar kelahiran Sidoarjo itu menggantikan Prof Masdar Hilmy.
’’Jangan pernah menyerah untuk mencapai apa yang diinginkan. Semua pasti ada jalannya," tutur Prof Muzakki, yang juga menjabat Wasekjen PBNU itu.
Lahir pada 9 Februari 1974, Prof Muzakki terbilang guru besar muda. Dia terbilang menempa diri dalam pergulatan hidup dari keluarga sederhana. Bahkan, dia mengakui secara materi tidak akan mampu menempuh pendidikan hingga jenjang paling tinggi. Namun, dengan kerja keras dan keinginan yang kuat mengalahkan semua itu.
"Jangan tertunduk pada kemiskinan. Kemiskinan adalah sebagian dari romantika hidup,” ujar penulis buku Eduspiring, Sekolah Inspirasi, Hidup Berprestasi, yang terbit 2017.
Karena keinginan kuat tersebut, Prof Muzakki terus belajar dan terus belajar. Hingga nyaris tidak pernah mengeluarkan uang untuk terus bersekolah. “Semuanya beasiswa, free,” tutur peraih gelar PhD dari The University Of Queensland, Australia, itu.
Mantan dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UINSA itu menyatakan, sejak kecil hingga masuk kuliah, tidak pernah menempuh pendidikan di sekolah-sekolah yang keren. Dia merampungkan pendidikan formal di MINU, MTsN, dan MAN Sidoarjo.
’’Karena tidak keren itu, saya diejek dan dicibir, mana mungkin bisa sekolah tinggi, sekolahnya saja tidak mutu. Tapi itu membuat saya termotivasi untuk terus belajar,” tutur putra pasangan Imam Syafii dan Ibu Zulaicha ini.
Dia menegaskan, madrasah yang mengajarinya bagaimana menjadi individu yang pinter dan bener sebagai kerangka kesempurnaan seorang hamba yang ideal.
Sebagai kaum terpelajar, Prof Akh Muzakki tak hanya bergelut di dunia kampus semata. Dia pun mengambil bagian di tengah masyarakat. Aktif berorganisasi, guna menyalurkan kegelisahan intelektualnya. Sejumlah jabatan diemban. Di antaranya, sebagai sekretaris PWNU Jatim dan sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur, dan terakhir Wasekjen PBNU. ‘’Ketahuilah apa yang kamu tulis, jangan tulis apa yang kamu ketahui,’’ pesannya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
