
Salah satu rumah di kawasan Wiyung, Surabaya Barat, kebanjiran. Alfian Rizal/JawaPos
JawaPos.com–Sebanyak 20 rumah rusak akibat hujan es dan angin kencang pada Senin (21/2). Beruntung, tidak ada korban jiwa atau luka akibat kejadian itu.
Seluruh keluarga yang rumahnya mengalami kerusakan itu dipastikan mendapat bantuan. Yakni berupa renovasi rumah dan permakanan. Selama seminggu, mereka akan mendapatkan sembako dan makanan 3 kali sehari.
Plt Kepala BPBD Surabaya Ridwan Mubarun menyatakan, akan memastikan keamanan dan kenyamanan warga yang mengalami kerusakan rumah itu. Saat ini, rumah mereka masih ditutup menggunakan terpal.
”Senin (21/2) cuaca ekstrem. Kemarin ada 20 rumah yang atapnya bolong. Dari BPBD, rumahnya ditutup sementara dengan terpal,” kata Ridwan Mubarun pada Rabu (23/2).
Rumah yang rusak rata-rata berada di Kecamatan Wiyung. Sebab di sana terdapat limpahan air yang berpotensi merusak rumah warga.
”Bantuan perbaikan rumah dibantu Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Cipta Karya. Tapi kami pantau terus di semua wilayah, antisipasi kerusakan rumah lain,” ujar Ridwan Mubarun.
Belajar dari cuaca ekstrem pada Senin (21/2), Ridwan dan pihaknya terkait lain langsung siaga dan waspada bila mendung datang. Pihaknya telah mberkoordinasi dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk mengetahui prediksi cuaca ekstrem di Surabaya.
”Cuaca ekstrem kita koordinasikan. Kalau ada informasi BMKG, kami bagikan ke kecamatan untuk dibagikan ke warga. Di satu sisi kami update situasi di sosmed BPBD Surabaya. Kami ada protap di Pemkot Surabaya,” jelas Ridwan Mubarun.
Untuk mengantisipasi pohon tumbang, BPBD telah berkoordinasi dengan OPD atau Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk melakukan perantingan pohon. ”SOP (Standard Operation Procedure)-nya kalau sudah mulai gelap (mendung), personel langsung turun dan lihat lokasi potensi rawan yang risiko tinggi genangan. Kalau sudah mulai hujan petugas langsung turun,” ucap Ridwan Mubarun.
Dia meminta warga untuk lebih waspada dengan potensi cuaca ekstrem. warga diminta aktif mengecek sosial media BPBD Kota Surabaya.
”Hari ini (23/2), infonya selama 3 hari ke depan ada potensi hujan deras pada pukul 13.00–16.00 WIB. Pada jam itu mohon warga nggak keluar,” tutur Ridwan Mubarun.

Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Prediksi Skor Pantai Gading vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Misi Erling Haaland Pulangkan Wakil Afrika
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Sejarah! Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026 Hancurkan Korea Selatan 3-0
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di 32 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Pembuktian Tuan Rumah!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Marquinhos Akui Samurai Biru Sedang Percaya Diri
Prediksi Susunan Pemain Timnas Norwegia vs Pantai Gading di 32 Besar Piala Dunia 2026: Sudah Lakukan Rotasi, Martin Odegaard Siap Menan
Pakai Tas Mewah, Tiga Pengasuh Anak-anak Raffi Ahmad-Nagita Slavina Sedang Asik Liburan Jadi Sorotan
Prediksi Skor Belanda vs Maroko di Piala Dunia 2026: Oranje Dijagokan Menang Tipis Kontra Singa Atlas
