Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 18 Februari 2022 | 20.12 WIB

Wabup Geram, Proyek Frontage Road Sidoarjo Belum Juga Tuntas

Photo - Image

Photo

JawaPos.com- Proyek frontage road (FR) di Sidoarjo tahun anggaran 2021, sampai saat ini belum juga tuntas 100 persen. Kendalanya masih sama. Yakni, jembatan di dekat Stasiun Gedangan. Karena itu, Pemkab Sidoarjo bakal memanggil PT Gorip Nanda Guna sebagai kontraktor proyek bersangkutan.

Saat ini, progres pengerjaan jembatan itu masih sekitar 70 persen. Jembatan belum juga tersambung. Padahal, Pemkab Sidoarjo sudah memberikan perpanjangan waktu pengerjaan hingga 50 hari sejak 31 Desember 2021. Kontraktor diminta untuk menyelesaikan proyek tersebut. Nah, deadline perpanjangan itu berakhis besok (19/2). Atau, kurang sehari lagi.

Jika dilihat dari capaian pengerjaan fisiknya, pembangunan tidak akan selesai dalam waktu sehari. ”Sampai saat ini masih upaya penyelesaian. Terkait dengan blacklist atau tidak, kami masih kaji lagi. Setelah ini, kami panggil kontraktor untuk mengetahui kejelasan penyelesaiannya,” jelas Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPUBMSDA) Sidoarjo Dwi Eko Saptono kemarin (17/2).

Seharusnya, tidak dibutuhkan waktu lama. Sebab, pada 31 Desember 2021 lalu pengerjaan selesai 99,25 persen. ”Kurang 0,75 persen, tapi ternyata butuh waktu lama,” katanya.

Dia ingin pengerjaan terus dikebut. Apalagi, kendala yang ada sebelumnya sudah dikomunikasikan. Misalnya, terkait tidak boleh ada penutupan seluruh saluran irigasi, pihaknya sudah memberikan solusi dengan membendung sebagian saluran irigasi. Jadi, betonisasi di bagian bawah jembatan bisa dikerjakan. Ketika sebagian sudah kering, sebagian lain lagi yang dibendung.

”Seharusnya bisa dikebut. Apalagi, hanya tinggal itu, tapi memakan waktu sebulan,” ujar pria yang juga menjabat Kabag Pembangunan Pemkab Sidoarjo tersebut.

Dwi mengungkapkan, hingga kini, pengerjaan fisik berupa pengecoran bagian bawah jembatan. Yaitu, pemasangan landasan jembatan dengan double U box berdimensi 15,6 x 6,5 meter dengan ketebalan 50 sentimeter. ”Proses bagian bawah ini yang butuh waktu lama. Kalau fondasi bawah selesai, bagian atasnya tidak butuh lama karena tinggal pasang,” jelas Dwi.

Wakil Bupati Sidoarjo Subandi dalam waktu dekat melakukan sidak langsung dan berkomunikasi dengan kontraktor. Dia menyayangkan lamanya waktu pengerjaan. ”Kalau sudah kontrak, seharusnya tidak banyak alasan kendala ini-itu karena kan sudah direncanakan matang,” tegasnya.

Termasuk memetakan kendala dan menyiapkan solusinya. ”Pekerjaan begini kan sudah jadi keseharian kontraktor. Jadi, tidak ada alasan lagi saat sudah deadline,” lanjut Subandi.

Ke depan, lanjut dia, pihaknya meminta perencanaan lebih matang, termasuk memetakan kendala di lapangan dan segera menyiapkan solusinya. Diharapkan, pembangunan FR lanjutan pada tahun ini tidak sampai molor lagi.

Editor: M Sholahuddin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore